Share

Pemkab Ubah Draft KUA PPAS

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, harus melakukan perubahan dalam draft Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) APBD Perubahan 2015 dikarenakan adanya penurunan pendapatan.

Kepala Bagian Humas dan Protokol, Hari Kristianto, mengatakan, penurunan pendapatan itu dikarenakan alokasi Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas (Migas) sebesar Rp943 miliar turun menjadi Rp812,7 miliar.

“Penurunan ini dikarenakan beberapa faktor,” ujar Hari.

Penyebab penurunan DBH Migas ini, salah satunya karena harga minyak mentah dunia turun, dari asumsi awal USD 60/barel menjadi USD 40/barel. Sementara hasil rapat kerja di Surabaya beberapa waktu lalu juga menyebutkan jumlah hasil produksi dari 126.132 barel/hari turun menjadi 93.867 barel per hari.

“Selain itu, target produksi puncak yang awalnya diprediksi September mundur hingga november mendatang,” tambahnya.

Dengan penurunan pendapatan tersebut, lanjut Hari, ada beberapa proyek pemkab yang terpaksa ditunda pelaksanaannya di 2015 ini. Proyek itu antara lain pembangunan jembatan Trucuk-Padangan senilai Rp27 miliar, pengadaan tanah oleh Bagian Perlengkapan senilai Rp20 miliar, dan Investasi penyertaan Modal senilai Rp107,5 miliar.

“Ada juga yang terancam gagal bayar seperti program Jamkesda, droping air bersih dan pencairan Alokasi Dana Desa tahap tiga, tapi itu masih dicarikan solusi,” tandasnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment