Share

Pemutusan Kontrak KUD Sesuai Aturan

Bojonegoro (Media Center) – Kepolisian Resort Bojonegoro, mempersilahkan Koperasi Unit Desa (KUD) Sumber Pangan (SP) untuk menggugat Pertamina EP ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Kapolres Bojonegoro, AKPB Hendry Fiuser, menyampaikan, dari pengaduan yang diterima saat melakukan silaturahmi bersama penambang dan KUD sumur tua Senin (8/6) kemarin, adanya pemutusan kontrak kerjasama oleh Pertamina EP dan KUD dirasakan hanya sepihak dan merugikan.

“Kami hanya ingin situasi di sumur tua kondusif pasca pemutusan kontrak,” ujarnya.

Apabila dinilai ada yang merasa dirugikan, Hendri mempersilahkan KUD untuk melayangkan gugatan ke PTUN terhadap Pertamina EP.

“Meskipun ada pelanggaran hukum di sumur tua, namun yang terpenting bagi kami bukanlah penindakan melainkan pendekatan secara preventif supaya kondusif,” lanjutnya.

Sementara itu, Public Relations Manager, Pertamina EP, Muhammad Baron, mengatakan, pemutusan kontrak dengan KUD yang mengelola sumur tua, baik KUD Sumber Pangan maupun KUD Usaha Jaya Bersama dapat dilakukan akibat pelanggaran atas kesepakatan kontrak.

“Dan proses tersebut telah mengikuti ketentuan yang ada dalam kontrak,” tutupnya.(dwi/*mcb)

Leave a Comment