Share

Penambang Bengawan Solo Tambang Pasir Malam Hari

Bojonegoro (Media Center) – Sejumlah penambang pasir tradisional Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menambang pasir di dekat jembatan penghubung Bojonegoro-Jatirogo, Tuban, sejak musim kemarau lalu, pada malam hari.

Seorang warga Desa Banjarjo, Kecamatan Kota, Bojonegoro Suryadi, Sabtu (19/9), mengatakan, penambangan pasir tradisional baik di bawah jembatan Bengawan Solo, juga di dekatnya selalu dilakukan malam hari.

“Itu coba dilihat bekas pasir yang dikeduk di bawah jembatan sudah habis. Penambangan yang ada di lokasi siang hari juga masuk daerah yang dilarang,” jelas dia.

Ia menjelaskan ada petugas yang pernah memasang tulisan dalam spanduk di jembatan yang berisi larangan menambang pasir di dekat jembatan dengan jarak sekitar 200 meter dari jembatan.

“Tapi tulisan larangan menambang pasir yang terpasang di jembatan sekarang hilang,” ucapnya.

Menurut dia, perahu penambang pasir, yang di timur jembatan warga asal Simo, dan Menilo, Kecamatan Parengan, Tuban, sedangkan di barat warga Desa Banjarjo, Kecamatan Kota dan Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk.

“Pondasi jembatan Bengawan Solo ini sekarang mulai menggantung, sebab pasirnya habis,” ucapnya.

Pantauan kanalbojonegoro, jumlah perahu pasir yang menambang di dekat jembatan Bojonegoro-Jatirogo, Tuban, baik di sisi timur maupun barat sekitar 10 perahu tambang.

Kasi Operasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro Mucharom, menjelaskan sesuai ketentuan penambangan pasir di dekat jembatan tidak diperbolehkan.

“Penambangan pasir di dekat jembatan, jelas akan mengakibatkan pondasi jembatan longsor,” katanya, menegaskan.

Ia mengaku akan mengkoordinasikan dengan pemkab soal penertiban penambang pasir yang melanggar ketentuan di dekat jembatan Bengawan Solo, juga di lain tempat, termasuk yang memanfaatkan peralatan mekanik.

“Akan kami koordinasikan dengan pemkab untuk melakukan penertiban penambangan pasir Bengawan solo, agar kerusakan lingkungan tidak semakin parah,” katanya, menegaskan. (sa/mcb)

Leave a Comment