Share

Pendaftar Calon Haji Bojonegoro Baru Berangkat 2038

Bojonegoro, 15/7 (Media Center) – Pendaftar calon haji di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tahun ini harus menunggu 22 tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci, disebabkan ada sekitar 19.000 calon haji yang masuk daftar tunggu.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Wachid Priyono, Jumat (15/7), menjelaskan, pendaftar calon haji tahun ini baru bisa berangkat ke Tanah Suci pada 2038.

Perhitungan keberangkatan itu, lanjut dia, berdasarkan jumlah kuota setiap tahunnya berkisar 1.000-1.200 calon haji yang berangkat ke Tanah Suci.

Hanya saja, menurut dia, musim haji tahun ini kuota daerahnya hanya 628 calon haji yang berangkat ke Tanah Suci, karena yang berangkat tahun ini merupakan calon haji yang mendaftar dan masuk daftar tunggu sampai akhir Desember 2009 hingga awal Januari 2010.

Dalam kurun waktu itu, lanjut dia, di daerahnya terjadi banjir besar luapan Bengawan Solo sehingga pendaftar calon haji berkurang dibandingkan tahun-tahun yang lalu.

“Sebanyak 628 calon haji yang berangkat tahun ini sekarang mengikuti manasik haji selama dua hari, Kamis (14/7) dan Jumat (15/7). Sesuai jadwal mereka berangkat pada 28 dan 29 Agustus,” jelas dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan pendaftar calon haji di daerahnya didominasi petani hingga mencapai sekitar 70 persen.

Pendaftar calon haji yang semula didominasi para pedagang mulai bergeser didominasi petani sejak 2009. Sebelum itu, pendaftar calon haji di daerahnya, didominasi para pedagang, selain petani, juga pegawai negeri sipil (PNS) juga lainnya.

Di dalam acara pembukaan manasik haji sehari lalu, Bupati Bojonegoro Suyoto mengatakan banyaknya para petani mendaftar sebagai calon haji karena menunjukkan tingkat kesejahteraan petani semakin meningkat.

“Saya harapkan petani yang mendaftar calon haji tidak dari hasil uang menjual sawahnya,” ujarnya. (*/mcb)

Leave a Comment