Share

Pendapatan Bojonegoro di APBD-P 2018 Turun 1,04 Persen, Wabup Imbau SKPD Bertindak Cepat

Bojonegoro, 29/9 (Media Center) – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah, telah menandatangani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018 melalui rapat paripurna Penetapan APBD Perubahan 2018 yang dilaksanakan di ruang Paripurna gedung DPRD setempat, Jumat (28/9).

Disampaikan juru bicara Banggar, Ali Mustofa, dari sisi pendapatan , total pendapatan pada APBD Perubahan adalah sebesar Rp3,35 triliun atau turun 1,04 % dibanding APBD induk yakni sebesar Rp3,38 miliar.

“Dengan demikian terjadi penurunan pendapatan sebesar Rp35,168 miliar,” kata Politisi asal Partai Nasdem ini.

Sementara, pada belanja daerah diperkirakan sebesar Rp3,62 triliun naik 7,79 % dibandingkan belanja sebelum perubahan yang mencapai Rp3,36 triliun. Adanya Belanja daerah yang lebih besar dari pendapatan daerah maka terjadi defisit sebesar Rp272,34 miliar.

“Defisit tersebut akan dipenuhi dari pembiayaan,” tandasnya.

Dengan adanya perubahan ini, dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto dalam menyampaikan sambutan dari Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah menimbau agar para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dalam programnya ada perubahan, agar segera mengambil tindakan cepat.

“Sehingga meski ada perubahan, namun program bisa menyesuaikan dan tuntas seuai target yang ditetapkan,” imbuhnya.(*lya/mcb)

Leave a Comment