Share

Pengelolaan Barang Milik Daerah Harus Transparan dan Akuntabel

Bojonegoro, Media Center – Pengelolaan atau pemanfaat barang milik daerah (BMD) harus dilakukan secara transparan dan akuntabel karena mempengaruhi kualitas laporan keuangan Pemkab Bojonegoro.

“Karena 80% nilai laporan neraca Pemkab Bojonegoro berasal dari aset tetap,” ujar Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto saat membuka bimbingan teknis (Bimtek) pengelolaan BMD tahun 2019, Senin (19/12/2019), Ruang Angling Darma lantai 2 Gedung Pemkab.

Oleh karena itu, wabup berpesan kepada peserta mampu meningkatkan kualitas pengelolaan BMD. Dengan begitu dapat menumbuhkan kepercayaan dan menjawab kebutuhan masyarakat.

“Diperlukan kompetensi, keahlian dan karakter untuk membangun profesionalisme,” tuturnya.

Luluk Alifah Kepala BPKAD Bojonegoro menyampaikan, bimtek diikuti 260 peserta
terdiri dari pengurus dan pembantu pengurus barang lingkup organisasi perangkat daerah (OPD), dan kecamatan lingkup Pemkab Bojonegoro.

“Bimtek berlangsung selama tiga hari, mulai hari ini sampai Rabu, 11 Desember,” sambungnya.

Bimtek ini menghadirkan arasumber dari BPKAD Provinsi.(Dwi)

Leave a Comment