Share

Pengembangan Lapangan J-TB Gunakan Tanah Kas Desa

Bojonegoro (Media Center) – Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) menyatakan, pembebasan lahan yang akan dilakukan untuk pengembangan lapangan unitisasi gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) akan menggunakan tanah kas desa (TKD).

“Untuk penggunaan TKD ini sebenarnya kembali ke musyawarah desa,” ujar General Manager PEPC, Bob Wikan, Kamis (28/1).

Saat ini, pendekatan yang dilakukan oleh PEPC adalah diserahkan kepada pemerintah desa. Karena, yang desa minta adalah lahan pengganti yang digunakan harus berada di satu desa.

“Ya silahkan, musyawarah desa yang mencari dan menentukan. Kemudian, akan diganti dengan harga sesuai anjuran Tim Appraisal,” tandasnya.

Untuk penggunaan lahan TKD ini hanya ada di dua desa yakni desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, dan Desa Pelem, Kecamatan Purwosari.

Dalam pelaksanaannya, PEPC meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melakukan klarifikasi. Karena, TKD ini milik pemerintah jadi sebenarnya tidak boleh dilakukan jual-beli karena PEPC juga bagian dari pemerintah.

“Kita berlakukan kompensasi, bukan tukar guling atau jual beli,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment