Share

Pengembangan Pad C1 di Bojonegoro Terancam Batal

Bojonegoro (Media Center) – Operator Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) mengaku mempertimbangkan aspek ekonomis dalam pengembangan lapangan baru terutama Sukowati Pad C1 yang rencananya akan dilakukan di Dusun Karang, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

“Kita lihat sekarang harga minyak mentah dunia semakin menurun. Bahkan pada titik terendah yakni dibawah USD$30 per barel,” ungkap Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Akbar Pradima.

Meskipun telah melakukan sosialisasi pada bulan September lalu di kantor Pemkab Bojonegoro, namun, bisa saja rencana pengeboran tersebut ditunda atau dibatalkan.

“Kita sebagai perusahaan migas tidak mau rugi, karena sudah banyak yang gulung tikar karena pengaruh turunnya harga minyak dunia,” tukasnya.

Akbar hingga kini belum bisa memberikan kepastian terkait kelanjutan pengembangan lapangan migas tersebut. Terlebih, masyarakat terdampak masih menunggu sosialisasi lanjutan untuk pembebasan lahannya.

“Kalaupun ada keputusan dari pusat pasti kita rapatkan secara resmi dengan Bupati. Tapi kalau sekarang masih lihat situasi dulu,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment