Share

Penurunan Harga BBM Tak Pengaruhi Sembako

Bojonegoro (Media Center) – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro, Jata Timur, Basuki mengungkapkan, penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) sekarang ini tidak berdampak signifikan terhadap penurunan harga kebutuhan pokok.

“Belum ada penurunan, biasanya kalau turun tidak ada efek yang berarti, tapi kalau naik atau baru mau naik itu harga-harga sudah mendahului naik,” ujar Basuki, Kamis (31/03).

Berdasar statement Menteri ESDM di istana kepresidenan 30 Maret 2016 berlaku efektif mulai tanggal 1 April pukul 01.00 WIB. Harga BBM jenis premium, Rp6.950 turun menjadi Rp6.450, sedangkan harga solar sebelumnya Rp5.650 menjadi Rp5.150.

“Penurunan harga BBM itu wajib diikuti oleh seluruh SPBU,” tegasnya.

Sementara, salah seorang Warga Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Nurin Yulianto, mengungkapkan, rencana penurunan harga BBM ini belum ada pengaruhnya terhadap harga kebutuhan pokok.

Kok di pasar masih mahal semuanya,” ujarnya.

Seperti misalnya, harga kebutuhan pokok yang ada di Pasar Kecamatan Dander. Harga tomat perkilogram Rp20 ribu, bawang merah Rp40 ribu /kg dan bawang putih Rp34.000/kilo.(dwi/mcb)

Leave a Comment