Share

Pepaya California, Primadona Baru di Bojonegoro

Bojonegoro yang dikenal sebagai penghasil buah belimbing serta salak wedi, mulai dikenal karena potensi agronya. Tak hanya menjadi penghasil dua buah tersebut, Bojonegoro saat ini juga memiliki lahan pepaya california yang mulai dipanen.

Bojonegoro (Media Center) – Bojonegoro yang dikenal sebagai penghasil buah belimbing serta salak wedi, mulai dikenal karena potensi agronya. Tak hanya menjadi penghasil dua buah tersebut, Bojonegoro saat ini juga memiliki lahan pepaya california yang mulai dipanen.

Dengan lahan seluas satu hektar di Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, pengelola Agroguna yang bergerak di bidang agro ini mulai mengembangkan pepaya california. Hasil panen yang melimpah, mencapai 1 ton/hektar setiap harinya, serta kualitas buah yang bagus, membuat pepaya california laku keras di pasaran.

Hal ini disampaikan Gede Irawan, Menejer Pemasaran Agroguna yang berada di Jl. A Yani, Kecamatan Kapas. Ia mengatakan, hasil panen pepaya California ini tak hanya dipasarkan di Bojonegoro, namun juga telah beredar di pasar Kabupaten Tuban.

“Sasaran pemasaran kita utamakan di pasar modern,” tukasnya, Kamis (11/12/2014).

Tak hanya berkualitas prima, pepaya California ini merupakan produk non-pestisida, bahkan pupuk yang digunakan adalah pupuk kompos hasil produksi Agroguna sendiri.

“Kami juga memproduksi pupuk alami dalam jumlah besar, selain untuk diaplikasikan pada tanaman sayur dan buah produk Agroguna, pupuk ini juga sudah dipasarkan hingga ke luar kota,” jelas Gede.

Tak hanya memiliki produk unggulan berupa pepaya California dan juga pupuk alami, Agroguna yang merupakan eks produsen tembakau ini juga menghasilkan sayuran dan buah-buahan sehat. Selain dijual di pasar modern di Kabupaten Tuban, konsumen sayur produk Agroguna ini berasal dari restoran dan rumah makan di Kabupaten Bojonegoro.

“Karena kita panen sayur setiap hari, kadang ada juga pembeli yang datang langsung. Bisa langsung memetik sendiri di kebun,” imbuhnya.

Lokasi ini bisa menjadi alternatif wisata belanja juga sarana pendidikan bagi warga Bojonegoro. Pengunjung bisa datang melihat semua proses mulai pembibitan hingga panen, memilih dan memetik sayuran yang diinginkan.

“Bisanya kebun sayur seperti ini hanya ada di dataran tinggi, rasanya seperti di Bogor,” ujar salah satu pengunjung.(**mcb)

Leave a Comment