Share

Perbaiki Sistem, Uji KIR Makan Waktu Singkat

Bojonegoro, 6/7 (Media Center) –  Pardi warga Baureno ini berlari-lari ketika mengetahui namanya dipanggil oleh petugas uji kir Dinas Perhubungan, sedikit bingung dan mengira ada kelengkapan yang kurang.

Namun ternyata pengurusan uji kir yang dilakukannya sudah selesai bahkan Kepala Dinas Perhubungan, Iskandar yang menyerahkan langsung bukti kelulusan uji kir kendaraannya.

Setelah diserahkan langsung Kepala Dinas Perhubungan yajni buku uji kir yang sudah selesai dan siap untuk dibawa pulang, Pardi heran karena biasanya mengurus uki kir memakan waktu tiga jam.

“Iya, biasanya lama. Ini cuma sebentar,” ungkapnya senang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Iskandar dalam keterangannya, menuturkan, pihaknya membuat suatu upaya terobosan yang didasarkan dari hasil survey kepada masyarakat tentang uji kir yang selama ini dilakukan.

Dijelaskan dari survey ini ternyata ada beberapa hal yang menjadi catatan yakni waktu yang relatif lama, berkas yang harus bolak balik dimintakan acc petugas dan pengujian yang masih menggunakan sistem manual.

Dari sinilah pihaknya mengajukan kepada Bupati Bojonegoro terobosan untuk kecepatan dan ketepatan pelaksanaan uji kir. Yakni, dengan mengalokasikan anggaran kurang lebih 500 juta rupiah untuk alat dan softwere serta perbaikan beberapa infrastruktur.

“Kini uji kir untuk satu kendaraan tak lebih 5 menit sudah bisa diselesaikan mulai loket 1 yakni pendaftaran dan pra uji yang terdiri dari uji lampu , body kendaraan,” tegasnya.

Sedangkan untuk loket dua yakni pengujian mulai uji emisi, axle load  ( berat kendaraan ), Side Slip Tester ( uji penyimpangan arah kemudi ), Brake tester ( alat uji rem ), Spedometer Tester ( alat uji kecepatan), play detector ( pengujian bagian bawah kendaraan ), head light tester (uji intensitas cahaya ) dan sound level tester ( uji tingkat suara ).

Kemudian loket 3 adalah penerbitan uji kelayakan setelah semua proses terpenuhi. Ditegaskan Iskandar pihaknya memberikan kesempatan 2 x 24 jam bagi kendaraan yang tidak memenuhi kualifikasi untuk memenuhi ketentuan. Selama 2×24 jam merek tidak akan dipungut biaya lagi yakni untuk kendaraan berat uji kir dikenakan biaya Rp70.000 dan kendaraan dibawah 3.500 kilogram dikenakan biaya Rp60.000.

Namun jika dari tenggang waktu 2x 24 jam syarat ketentuan tidak dipenuhi maka harus kembali membayar pendaftaran uji kir sesuai kapasitas kendaraan mereka.

Iskandar berpesan beberapa hal yang pertama adalah persiapkan kendaraan sebelum melakukan uji kir mulai kelengkapan dan kondisi kendaraan. Kedua pemilik kendaraan dimohon untuk melakukan uji kir sendiri sehingga mengetahui secara pasti berapa biaya yang harus dikeluarkan.

“Seyogyanya tidak  melalui makelar atau calo lebih baik lakukan sendiri,” pesannya.

Ketiga dengan sistem on line yang dibangun ini, jangan sekali-kali memberikan atau mengajak petugas memanipulasi data atau memberikan pemberian apapun.

Meski tergolong cepat, namun Uji kir bagi kendaraan memenuhi standart yang telah ditentukan dan kelangkapan akan lolos. Bagi yang tidak memenuhi, maka harus mengulang kembali. (dwi/mcb)

Leave a Comment