Share

Perhutani Bojonegoro Kelola Hutan Dengan Pertanian

Bojonegoro – 21/7 (Media Center) – Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) adalah Suatu sistem pengelolaan sumberdaya hutan yang dilakukan bersama oleh Perum Perhutani dan masyarakat desa hutan.

“Atau, Perum Perhutani dan masyarakat desa hutan dengan pihak yang berkepentingan dengan jiwa berbagi, untuk mencapai keberlanjutan fungsi dan manfaat sumber daya hutan (SDH),” ujar Administratur Daniel B Cahyono, saat sarasehan revitalisasi PHBM di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kamis (20/7).

Perlu dipahami bahwa Perhutani dengan masyarakat desa hutan dan stake holder yang adas selalu berbagi peran, berbagi tugas dan tanggung jawab, serta bagi hasil yang diperoleh dari kelola hutan.

Meski Bojonegoro kaya akan minyak, lanjut Daniel, namun tidak lebih 50 tahun lagi akan habis. Sementara air bisa lestari kalau ada sumber mata air, mata air sumber dari hutan, kesuburan tanah tidak lepas dari sungai yang mengalir yang dihasilkan dari sumber mata air.

“Termasuk oksigen, semua itu hutanlah sebagai penyangga kehidupan,” imbuhnya.

Dalam kelola hutan dapat dikolaborasikan dengan pertanian dengan system tumpeng sari atau plongpongan, peternakan, perikanan dan jasa lingkungan atau wisata, tanpa harus mengurangi manfaat dan fungsi hutani itu sendiri.

Dikatakan pula, PHBM dengan lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) yang dibentuk melalui musyawarah desa adalah solusi paling logis atas persoalan kelola hutan Jawa yang sesuai dengan karakteristiknya.

Dengan terbentuknya LMDH melalui musyawarah desa yang ditetapkan dalam peraturan desa maka LMDH ini menjadi titik awal yang lebih baik dan lebih terarah.(dwi/mcb)

Leave a Comment