Share

Perkuat Sistem Informasi Desa, Operator Webdes Dilatih Teknologi Informasi

Bojonegoro, Media Center – Sebanyak 100 operator desa percontohan pengelola sistem informasi desa (SID) dan website desa di Kabupaten Bojonegoro mendapat bimbingan teknis teknologi informasi (TI) dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di gedung pusat informasi publik (PIP) Jalan AKBP Soeroko No.11 Bojonegoro, Senin (9/3/2020).

Salah satu peserta pelatihan, Muhammad Jauharul Maknun, menyambut baik pelatihan Teknologi Informasi (TI) yang diberikan Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kominfo. Menurutnya, dengan pelatihan ini dapat memudahkan pengelola webdes mengentri dan mengakses data administrasi kependudukan.

“Termasuk bantuan-bantuan per orangan maupun kelompok,” ujar Karyawan Desa Bendo, Kecamatan Kapas itu ditemui di sela-sela pelatihan.

Ia berharap pelatihan ini dilaksanakan secara berkelanjutan. Sehingga pengelola SID dan webdes di desa bisa benar-benar bisa memahami tentang TI.

“Harapannya bisa terus berkelanjutan,” pungkasnya.

Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Bojonegoro, Sutrisno Mawa Putra, menjelaskan pendampingan ini sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM), Pemerintah Kabupaten Bojoneg pengelola teknologi informasi (TI) desa untuk membantu program-program pemerintah dalam hal penyajian data.

Dijelaskan, materi pelatihan yang diberikan meliputi pengelolaan data SID, verifikasi data, singkronisasi data penerima bantuan, dan pengelolaan surat menyurat.

“Ini merupakan tindaklanjut pelatihan 2019 tentang input data,” ucapnya.

Menurut dia, sekarang ini data ini sangat penting untuk menentukan kebijakan- kebijakan pemerintah kabupaten kedepanya. Melalui SID ini diharapkan data yang ada di desa bisa terintegrasi harus masuk kedalam sistem. Sebab data-data tersebut sebenarnya ada, tetapi untuk proses untuk memasukan data itu memang perlu waktu dan akhirnya akan berakibat pada terhambatnya program pemerintah.

“Selaku operator desa yang ditunjuk harus meluangkan waktu untuk menginput data tersebut agar proses tersebut berjalan dengan baik dan data yang didapat juga valid,” tegasnya.

Diharapkan melalui Dari triner of triner atau TOT ini peserta pelatihan ini nantinya bisa mengajari perangkat desa lainnya.

“Pelatihan ini kita laksanakan mulai Jumat tanggal 7 sampai Rabu 11 Maret,” pungkasnya.(Dwi)

Leave a Comment