Share

Pertalite Geser Konsumsi Premium di Bojonegoro

Bojonegoro, 1/8 (Media Center) – Sejak didistribusikannya bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite setahun yang lalu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mencatat, adanya peningkatan konsumsi. Peningkatan konsumsi pertalite ini dari awalnya 300 liter/hari menjadi 1.000 liter/hari.

“Peningkatan konsumsi untuk pertalite sangat signifikan,”kata Kepala Disperindag, Basuki.

Dia menyampaikan, ada beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang menyediakan pertalite. Diantaranya SPBU di Jalan Veteran, SPBU di Kelurahan Jetak, SPBU di Kecamatan Bojonegoro, dan SPBU di Kecamatan Padangan.

“Awalnya memang uji coba, ternyata peminatnya banyak,” ujarnya, Senin (1/8).

Dia menyampaikan, dengan adanya peningkatan konsumsi pertalite, maka SPBU lainnya dipastikan ikut menyediakan juga. Meskipun harganya lebih mahal daripada BBM jenis premium.

“Untuk SPBU lainnya pendistribusiannya dilakukan secara bertahap,”pungkasnya.

Dia mengungkapkan, untuk harga BBM jenis premium Rp7.300/liter, pertamax Rp8.600/liter, pertalite Rp8.400/liter, dan solar Rp6.900/liter.

Pertalite muncul dengan kadar Research Octane Number (RON) 90 tersebut akan memberikan pilihan untuk masyarakat terhadap BBM yang dijual Pertamina. Sesuai dengan spesifikasi kendaraan yang dimiliki, orang bisa memilih apakah RON 88, RON 90 atau RON 92.

Salah satu alasan pemerintah mengeluarkan produk baru bernama Pertalite ini bertujuan untuk menggantikan Premium dalam jangka panjang. (dwi/mcb)

Leave a Comment