Share

Pertamina EP Tertibkan Penampungan Ilegal Minyak Wonocolo

Bojonegoro (Media Center) – Pertamina EP Asset IV menyebutkan, telah menertibkan penjualan dan penampungan minyak mentah secara ilegal yang selama ini memberi dampak buruk wilayah Sumur Tua Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.

General Manager PEP Asset IV, Wishnu Indadari, mengatakan, di Dusun Sembung Adirejo, Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terdapat lokasi penampungan minyak mentah ilegal dengan kapasitas 50.000 liter. Minyak yang ditampung ini diketahui berasal dari Wonocolo.

“Investornya bernama Samsudin asal Semarang. Asal minyaknya dari sumur tua Wonocolo dan digunakan industri wilayah Kudus, Semarang, dan Sekitarnya,” ungkap Wishnu, Rabu (4/5).

Penampungan dan tempat penyulingan minyak mentah ilegal lainnya berada di Desa Kaligede, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban. Kapasitasnya 50.000 liter yang digunakan untuk industri di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

“Asal minyaknya dari Wonocolo dengan modus alat angkut menggunakan rengkek dan pick up,”ujarnya.

Dengan adanya penampungan dan penyulingan secara ilegal tersebut, telah mengakibatkan kebakaran di dekat Sumur D.92
, kebakaran di Desa Kaligede, Kecamatan. Senori, Kabupate. Tuban, milik  Rukani degan kerugian 1 Gedung SDN dan 2 unit rumah.

“Kegiatan penambangan yang tidak dikelola dengan baik akan sangat memiliki potensi terjadinya kecelakaan dan pencemaran lingkungan,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment