Share

Pertamina Jamin Stok BBM dan LPG Aman Selama Lebaran

Bojonegoro, 4/6 (Media Center) – Pertamina Marketing Operation Region V Wilayah Jawa Timur Bali dan Nusa Tenggara menjamin stok BBM dan LPG aman selama ramadan hingga lebaran Idul Fitri 1439 H, yang diprediksi konsumsinya meningkat.

“Rata-rata peningkatannya 7-9 persen,” kata Area Manager Communication & Relations Pertamina Marketing Operation Region (MOR V) Jatimbalinus, Rifky Rakhman Yusuf dikonfirmasi melalui Officer Communication & CSR, Eddie Mangun saat buka bersama dengan media cetak dan elektronik dari Kabupaten Lamongan, Gresik, Bojonegoro, Tuban di Bojonegoro, Minggu (3/6).

Pertamina telah meluncurkan tim untuk menjaga kelancaran pasokan BBM dan LPG Idul Fitri 1439 H. Tim Satgas ini dimulai pada 30 Mei 2018 hingga 28 Juni 2018 dan beroperasi di kantor Pertamina MOR V, seluruh Terminal BBM, Depot LPG Filling Plant hingga Depot Penyaluran Pesawat Udara (DPPU) dengan waktu operasional selama 24 Jam.

General Manager Pertamina MOR V, Ibnu Chouldum menjelaskan bahwa peran utama dari tim satgas antara lain memantau kondisi penyaluran, mengawasi stok BBM dan LPG di setiap SPBU juga Agen LPG, serta mengkordinasikan segala aktivitas distribusi BBM dan LPG bersama Hiswana Migas dan Kepolisian setempat.

“Tim Satgas merupakan salah satu bukti komitmen Pertamina terhadap kelancaran pasokan bagi masyarakat khususnya para pemudik selama arus mudik lebaran. Kordinasi tim satgas di masing-masing lokasi didukung dengan peninjauan ke lapangan akan menjadi salah satu agenda utama tim tersebut agar masyarakat senantiasa mudah mencari BBM ketika perjalanan mudik.’ Ujar Ibnu.

Untuk BBM jenis premium dari konsumsi normal sebanyak 2.280 kilo liter (KL)/hari diprediksi meningkat menjadi 2.759 KL. Pertalite dari 7.021 KL jadi 8.074 KL. Pertamax dari 3.139 KL jadi 3.641 KL. Pertamax Turbo dari 113 KL jadi 141 KL, dan Pertamina Dex dari 80 KL diperkirakan meningkat jadi 87 KL.

Sementara BBM yang diperkirakan konsumsinya menurun adalah Solar dari 5.492 KL/hari turun jadi 5.273/KL, dan Dexlite dari 115 jadi 154 KL.

Pertamina juga memprediksi terjadinya peningkatan konsumsi LPG subsidi maupun non subsidi di Jatim menjelang Idul Fitri 1439 H. Konsumsi normal LPG 3 Kg biasanya sebanyak 94.679 metric ton (MT)/bulan, diperkirakan meningkat jadi 101.307 MT/bulan.

LPG non subsidi baik bright gas 5,5 Kg, Bright Gas 12 Kg, dan LPG 12 Kg, dari 4.593 MT/bulan, diprediksi meningkat jadi 5.006 MT.(*dwi/mcb)

Leave a Comment