Share

Petani Salak Ingin Perluas Pasar, Bojonegoro Cybex Solusinya

Bojonegoro (Media Center) – Petani Salak di Desa Wedi, Kecamatan Kapas berharap dapat meningkatkan jangkauan pasarnya. Yang selama ini hanya mengandalkan penjualan eceran dan borongan dari pengepul, dapat menjadi komoditas unggulan yang dipasarkan ke luar Bojonegoro.

Menurut Rukhayah, salah satu penjual salak di lokasi tersebut, sistem pemasaran yang selama ini berjalan, belum mampu mendongkrak harga jual buah salak di Bojonegoro. “Hanya menjual ke pengepul, lalu dijual kembali di pasar Bojonegoro dan sepanjang jalan raya di wilayah setempat,” ujarnya.

Rokhayah mengaku, membeli salak dari petani untuk ukuran kecil seharga Rp 10ribu per seratus biji, kemudian menjualnya seharga Rp 15ribu. Sedangkan untuk ukuran sedang seharga Rp20 ribu dan kemudian dijualnya dengan harga Rp25 ribu dan Rp40 ribu untuk ukuran besar dan dijual Rpp50 ribu.

“Ini sudah naik lagi, kemarin harganya sempat Rp5000,” kata Rukhayah. Ia berandai-andai, bila saja ada sistem pemasaran yang mendatangkan pedagang dari luar daerah, akan mendongkrak harga jual salak khas Bojonegoro tersebut.

“Kalau ada tengkulak dari luar daerah yang langsung membeli ke petani mungkin harganya bisa jauh lebih tinggi,” ungkapnya. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur P, menyatakan, untuk membantu memasarkan produksi para petani termasuk petani salak, Pemkab Bojonegoro akan memanfaatkan Cyber Extension (Cybex) di sentra agrobis.
“Dengan fasilitas itu petani dapat membuka jaringan luas untuk memasarkan hasil produksinya,” kata Kusnandaka. Selain itu, dengan Cybex ini para petani juga dapat mengkonsultasikan langsung permasalahan yang dihadapi dengan pakarnya, karena Pemkab Bojonegoro telah bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB).

“Jadi selain dapat membuka akses pemasaran, petani juga dapat mengkonsultasikan penyakit-penyakit yang menyerang tanamannya kepada ahlinya. Sehingga semua dapat diatasi dengan cepat,” sambung Kusnandaka. (numcb)

Leave a Comment