Share

Petani Sekitar Bantaran Bengawan Solo Rasakan Dampak Pencemaran

Bojonegoro, 27/4 (Media Center) – Petani di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro berharap agar hasil panen di penghujung musim hujan ini lebih baik dibanding panen sebelumnya. Hal ini lantaran para petani merasakan adanya perubahan kondisi pada lahan pertanian yang mereka garap.

Kondisi ini, menurut Wantik, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Trucuk dari Dinas Pertanian (Distan), dipengaruhi oleh kondisi air di sungai Bengawan Solo. “Saat ini kondisi air sungai Bengawan Solo sudah berbeda dibanding beberapa tahun lalu,” katanya.

Ia mengatakan, pada tahun-tahun sebelumnya air sungai Bengawan Solo merupakan sumber pengairan yang bagus untuk lahan pertanian dikarenakan membawa material organik yang dibutuhkan tanaman padi. “Namun saat ini, seperti kita ketahui air sungai Bengawan Solo telah tercemar. Itu sangat berpengaruh untuk pertanian yang menggunakan air sungai Bengawan Solo sebagai sumber pengairannya,” jelasnya.

Hal senada juga diutarakan salah satu petani, Ro’uf. “Sejak lima tahun terakhir, kondisi ini kami rasakan. Yakni di awal kemarau tanaman padi kami sulit berkembang, tidak seperti lima tahun lalu,” kata pria yang memiliki lahan seluas 1/4 hektar (ha).

Kondisi itu selain membuat tanaman padi sulit berkembang, yang akhirnya membuat hasil panen jauh menurun juga menaikkan biaya produksi. “Karena kami hanya bisa berupaya dengan mencoba-coba dengan berbagai jenbis pupuk dan obat,” tambahnya.

“Benar, banyak keluhan terkait hal itu, saya sendiri juga merasakan,” jelas Tamban, petani lainnya yang juga adalah Kepala Desa setempat.

Lahan pertanian di Desa Kandangan yang terletak di bantaran sungai Bengawan Solo sendiri ada sekitar 170 hektar yang 98 hektar diantaranya merupakan sawah pengairan sungai Bengawan Solo.

Para petani di Desa Kandangan berharap ada bantuan dari pihak-pihak terkait. “Utamanya penelitian yang dapat memberikan solusi atas permasalahan petani di desa kami,” pungkasnya.(*mcb)

Leave a Comment