Share

Pilkades 2017 di Bojonegoro Akan Gunakan Sistem Manual

Bojonegoro, 10/10 (Media Center) – Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa (BPMPD) kabupaten Bojonegoro, menyatakan, pelaksanaan pemilihan kepala desa atau pilkades di 32 desa tidak menggunakan voting elektronik atau e-voting.

“Ada beberapa pertimbangan kenapa e-voting dibatalkan, salah satunya kekhawatiran tidak bisa menggunakan sistem tersebut,” ujar Kepala BPMPD, Jumari, Senin (10/10).

Dengan pembatalan pelaksanaan pilkades dengan sistem e-voting ini, masyarakat bisa kembali menggunakan cara manual atau pencoblosan seperti sebelumnya. “Ya, nanti caranya mencoblos seperti biasa,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Bojonegoro Dony Bayu Setiawan, mengatakan, pihaknya mendukung penuh Pelaksanaan pilkades dengan sistem manual atau coblosan. Terlebih, menggunakan E-Voting rawan gugatan hukum dan hanya diatur melalui Peraturan Bupati Bojonegoro.

“Karena tidak ada dasar hukumnya,” tukasnya.

Pemkab bisa saja melakukan pilkades dengan sistem E-Voting, namun harus diperkuat dengan perda yang mengatur pelaksanaan sistem voting elektronik.(dwi/mcb)

Leave a Comment