Share

Pilpres di Bojonegoro, 30 % Tak Gunakan Hak Pilih

Sebelumnya KPU meyakinkan bahwa angka golput akan turun dari pemilu sebelumnya, namun kenyataannya masih naik dan ini bukti sebagai evaluasi kedepan, agar golput dapat turun dari angka yang sekarang

Bojonegoro (Media Center)- Perolehan suara Pilpres di Bojonegoro Jawa Timur yang menyebutkan pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan 374.340 suara dan Jokowi-JK mendapatkan 351.815 suara, serta suara tidak sah sebanyak 6053 suara, otomatis menunjukkan angka Golput (tidak menggunakan hak pilihnya) pada Pilpres kali ini adalah sebanyak 30%.

Dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Bojonegoro yang sebanyak 1.041.529, tercatat sebanyak 732.208 pemilik hak suara di Bojonegoro, Jawa Timur menghadiri panggilan untuk melakukan pemungutan suara, sisanya tak menggunakan hak pilihnya.

“Sebelumnya KPU meyakinkan bahwa angka golput akan turun dari pemilu sebelumnya, namun kenyataannya masih naik dan ini bukti sebagai evaluasi kedepan, agar golput dapat turun dari angka yang sekarang,“ kata Herry Pelupessy, pengamat politik di Bojonegoro. Dari hitungannya yang golput di Bojonegoro, untuk Pilpres kali ini masih sebanyak 309.321 orang.

Dari data tersebut, pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bojonegoro mengaku masih belum mengetahui angka pastinya. “Sebab sekarang ini masih tahap rekapitulasi di tingkat desa, untuk tingkat kabupaten penghitungan akan dilakukan pada 16 Juli mendatang,” kata Setyo Wahono, anggota KPUD Bojonegoro.

Sementara itu Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Bojonegoro menemukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Wadang Kecamatan Ngasem yang melakukan rekapitulasi pada 9 Juli 2014. Padahal jadwal yang telah ditentukan, untuk pelaksanaan rekapitulasi adalah pada 10-12 Juli.

Hal itu membuat Panwaslu Bojonegoro meminta agar rekapitulasi dihentikan. “Kami hentikan, karena rekapitulasi dilaksanakan pada Tanggal 10 sampai 12 Juli, “ kata Ketua Panwaslu Kabupaten Bojonegoro Didik Gunawan, dia menambahkan selama hari tenang hingga pencoblosan tidak ditemukan kejadian menonjol maupun money politik. (*/gufron/mcb)

Leave a Comment