Share

Pj Bupati Targetkan Penyaluran Rastra Tuntas Seminggu

Bojonegoro, 13/4 (Media Center) – Pj Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Supriyanto, menyayangkan belum tersalurkannya Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Bansos Rastra) ke masyarakat selama tiga bulan yakni sejak Februari hingga April 2018 karena belum adanya validasi data oleh Dinas Sosial.

Oleh sebab itu, pihaknya memberi peringatan keras kepada Dinas Sosial agar segera menyelesaikan validasi data dan satu minggu ini Bansos Rastra bisa tersalurkan kepada masyarakat.

“Validasi data memang dilakukan Pemdes, tapi saya minta Dinsos jemput bola untuk segera diselesaikan,” tegasnya.

Mantan Sekda Provinsi Jawa Timur ini menyatakan, jika dalam seminggu ini Bansos Rastra tidak tersalurkan ke masyarakat, maka Kepala Dinsos Helmy Elisabeth yang sekarang ini mengikuti diklat di Surabaya akan ditarik kembali.

“Kalau seminggu ini beras tidak disalurkan ke masyarakat, ya saya tarik Kepala Dinsosnya. Tidak perlu sekolah,” tandasnya.

Menurutnya, jika beras tersebut belum juga disalurkan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) maka efeknya akan berimbas pada petani. Karena, gudang Bulog akan penuh dan tidak bisa menyerap gabah dari petani.

“Akhirnya beras dari petani tidak terbeli oleh Bulog karena gudangnya penuh,” lanjutnya.

Sebelumnya, Dinas Sosial Pemkab Bojonegoro, menyampaikan hingga saat ini pihaknya masih melakukan validasi data oleh masing-masing kepala desa di seluruh wilayah Bojonegoro untuk Bansos Rastra kepada 121.462 Kepala Keluarga (KK) kurang mampu.

Nantinya, masing-masing KK menerima 10 Kilogram untuk wilayah Kabupaten Bojonegoro. Hanya saja, Bulog belum bisa menyalurkan Bansos Rastra tersebut karena menunggu validasi data.

“Data yang kami pakai adalah data basis terpadu dari Kementerian Sosial dan harus di verifikasi ulang,” kata Kepala Dinsoss Helmy Elisabeth.(*dwi/mcb)

Leave a Comment