Share

PJT Bojonegoro Buka Empat Pintu Bendung Gerak

Bojonegoro (Media Center) – Perum Jasa Tirta (PJT) V di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, membuka empat pintu Bendung Gerak Bengawan Solo di Kecamatan Kalitidu, untuk mengalirkan air ke daerah hilir, Jawa Timur, dengan debit sekitar 147 meter kubik per detik, Senin (7/12).

“Belum semua pintu (sembilan pintu) yang dibuka, karena kami masih melakukan pembersihan sampah dan tumbuhan enceng gondok di sekitar Bendung Gerak,” kata Juru Pintu PJT V Bojonegoro Gigih, di Bojonegoro.

Saat ini, lanjut dia, pintu 1 dan 9 dibuka masing-masing dengan bukaan 50 centimeter dan pintu 2 dan 8 dibuka dengan bukaan masing-masing 1,5 meter, dengan debit sekitar 147 meter kubik per detik.

Dengan pasokan debit itu, katanya, ketinggian air Bengawan Solo di hilir Jawa Timur, terutama di Bendung Gerak, Babat, Lamongan, akan terus merangkak naik.

“Kalau ketinggian air pada papan duga di Bendung Gerak di Bojonegoro, sekarang mencapai 10,70 meter,” jelas dia.

Ketinggian air di Bendung Gerak itu, lanjut dia, cukup stabil, karena pasokan air dari daerah hulu, Jawa Tengah, juga lokal, cukup besar.

Lebih lanjut ia menjelaskan pihaknya sekarang masih melakukan pembersihan sampah terutama pohon bambu dan enceng gondok yanga ada di sekitar Bendung Gerak.

“Sampah dan enceng gondok harus kami bersihkan dulu, agar tidak mengendap di Bendung Gerak. Masih ada dua rumpun pohon bambu yang belum berhasil kami alirkan ke arah hilir,” katanya, menjelaskan.

Ia menambahkan pembukaan sembilan pintu akan dilakukan, kalau sampah di sekitar lokasi Bendung Gerak, sudah bersih.

“Kalau waktunya kami belum tahu. Tapi, pembukaan sembilan pintu akan dilakukan secepatnya, sebab pasokan air dari hulu Jawa Tengah, mulai stabil,” paparnya. (*/mcb)

Leave a Comment