Share

PJT Buka Pintu Bendung Gerak Bojonegoro 1 Desember

Bojonegoro (Media Center)- Perum Jasa Tirta (PJT) V di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan membuka sembilan pintuBendung Gerak Bengawan Solo di Kecamatan Kalitidu, untuk mengelontorkan air ke hilir Jawa Timur, pada 1 Desember.

“Petugas Balai Besar Bengawan Solo di Solo, Jawa Tengah, sudah datang ke lokasi Bendung Gerak, beberapa hari lalu,” jelas Juru Pintu Bendung Gerak dari PJT V Bojonegoro Gigih, Jumat (27/11).

Ia menjelaskan petugas Balai Besar Bengawan Solo di Solo, memperhitungkan curah hujan di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Bengawan Solo, sudah terjadi secara merata, ketika awal Desember.

Secara bersamaan, menurut dia, pintu Bendung Gerak di Babat, Lamongan dan Gresik, juga akan dibuka.

“Debit air di Bendung Gerak meningkat tajam sejak sehari lalu. Bertambahnya air di Bendung Gerak, karena ada banjir bandang di Ngawi,” paparnya.

Ia menyebutkan Bendung Gerak, yang semula hanya dibuka dua pintu, akhirnya ditambah dua pintu lagi, sehingga bukaan sekarang menjadi empat pintu yaitu pintu 1,2,8 dan 9.

Empat pintu Bendung Gerak itu, masing-masing dibuka dengan bukaan 50 centimeter, sehingga air yang mengalir ke hilir Jawa Timur, cukup besar.

“Air yang mengalir ke hilir mencapai 196 meter kubik per detik, jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya yang hanya 30 meter kubik per detik,” tandasnya.

Ia menambahkan debit air yang dikeluarkan dari Bendung Gerak bisa untuk memenuhi kebutuhan air pertanian, industri dan rumah tangga di hilir, Jawa Timur.

“Kami tidak menerima ada laporan petani di sepanjang hilir Jawa Timur, yang kesulitan air Bengawan Solo,” jelas Kasi Operasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Bengawan Solo di Bojonegoro Mucharom, menambahkan. (*/mcb)

Leave a Comment