Share

PKH dan KUBE Bojonegoro Peroleh Dana Segar dari Kemensos

Bantuan yang digelontorkan itu, diantaranya berupa Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Rp20.241.000.000 yang diperuntukkan bagi 11.245 Keluarga Sangat Miskin (KSM)

Bojonegoro (Media Center) – Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia mengucurkan bantuan kemiskinan untuk Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, senilai Rp22.725.500.000. Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Inspektorat Jendral Kementerian Sosial RI, Karun AK, kepada perwakilan penerima sasaran di Pendapa Kecamatan Trucuk, Selasa (25/3/2014).

Bantuan yang digelontorkan itu, diantaranya berupa Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Rp20.241.000.000 yang diperuntukkan bagi 11.245 Keluarga Sangat Miskin (KSM), juga satu unit kendaraan operasional penanggulangan bencana (mobil rescue) senilai Rp372.500.000, tiga unit paket program keserasian sosial senilai Rp327.000.000, satu paket kearifan lokal senilai Rp50.000.000.

Kemudian bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) pedesaan senilai Rp50.000.000 untuk 50 kelompok masing-masing Rp1.000.000, KUBE perkotaan senilai Rp220.000.000 untuk 11 kelompok masing-masing senilai Rp20.000.000, bantuan 50 rumah sederhana tidak layak huni (RSTLH) senilai Rp500.000.000 masing-masing Rp10.000.000, dan paket bantuan bagi 1000 lansia terlantar masing-masing senilai Rp150.0000 dengan jumlah total senilai Rp150.000.000.

“Dengan program yang diberikan ini diharapkan dapat memberdayakan masyarakat pra sejahtera sehingga menjadi mandiri dan meningkat ekonominya,” kata Irjen Kementerian Sosial RI, Karun AK usai menyerahkan bantuan. Bupati Bojonegoro, Suyoto, dalam kesempatan itu, mengungkapkan, bahwa jumlah kemiskinan di Bojonegoro setiap tahunnya terus berkurang. Hal itu tidak lepas dari semangat dan tekad masyarakat yang ingin keluar dari jurang kemiskinan.

“Modal itulah yang utama. Karena percuma saja kita memberikan program, namun mereka tak memiliki semangat dan tekda untuk keluar dari kemiskinan,” ujar Suyoto. Dia mencatat, tahun 2008 lalu Bojonegoro berada diurutan tiga kabupaten termiskin di Jawa Timur, namun pada tahun 2013 lalu berada di urutan 11. “Ini menandakan jika kesejahteraan masyarakat Bojonegoro sudah meningkat,” pungkas Kang Yoto, sapaan akrab Bupati Suyoto.(numcb)

Leave a Comment