Share

PKK Bojonegoro Olah Bahan Lokal Jadi Makanan Sehat

Bojonegoro, 22/5 (Media Center) – Sebanyak 28 kelompok dari Tim Penggerak PKK Kecamatan di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Senin (22/5) pagi tadi mengikuti lomba Cipta Menu berbahan pangan lokal yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Pemkab Bojonegoro dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro.

Beragam kreasi ditampilkan oleh para kelompok mulai aneka olahan makanan kecil, minuman dan menu makanan pokok dengan bahan lokal non beras. Beragam bahan lokal yang digunakan antara lain jagung, singkong, pisang, gembili, ketela dan aneka bahan lokal lainnya seperti kedelai, labu kuning serta jamur. Bahkan Tim penggerak PKK Kecamatan Margomulyo mengolah Ketam atau Yuyu yang selama ini dianggap sebagai parasit pada areal persawahan menjadi aneka olahan mulai bothok yuyu, rempeyek yuyu, serta kare dan sayur lodeh yuyu kombinasi dengan lumbu atau talas.

Tak hanya itu di lomba yang rutin digelar setiap tahun ini juga ada beberapa kudapan dari berbagai bahan semisal donat dari gembili, brownies dari talas atau enthik serta bolu gulung yang terbuat dari bekatul yang dicampur dengan pisang ambon. Aneka olahan di sajikan oleh 28 peserta dengan mengangkat bahan lokal diwilayah masing-masing.

Sebelumnya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kab Bojonegoro Suharto, dalam laporannya selaku penyelenggara mengatakan bahwa lomba ini dalam upaya meningkatkan Potensi sumber daya lokal agal lebih berkualitas sehingga dapat meningkatkan produk produk.

“Tak hanya memiliki nilai ekonomi namun juga pemenuhan gizi keluarga sekaligus peningkatan pengetahuan masyarakat khususnya dibidang pangan lokal,” jelas Suharto.

Menurut Suharto, peserta dari 28 kelompok perwakilan dari 28 Kecamatan diwilayah Bojonegoro. Adapun dewan juri terdiri dari perwakilan pengusaha kuliner dan dinas kesehatan dengan kriteria penilaian meliputi, cita rasa, inovasi ,tampilan dan penggunaan bahan lokal. Akan dipilih 7 pemenang dari berbagai kriteria. Para juara akan mendapatkan trophy dan uang tunai.

Ani Soehadi Moeljono dalam sambutannya saat mewakili Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro menyampaikan bahwa kegiatan rutin tahunan ini adalah untuk memperkaya keragaman kuliner di Kabupaten Bojonegoro terlebih lagi dengan pertumbuhan ekonomi yang meningkat yang berdampak pada peningkatan daya beli masyarakat.

“Olahan pangan agar dikenal masyarakat sehingga menjadi media promosi. Kuliner memiliki peluang yang sangat potensi dan berkembang sesuai kebutuhan pasar. Festival ini bisa dikembangkan disentra wisata yang ada di Bojonegoro dan akan menyerap tenaga kerja perempuan sehingga mereka akan memiliki penghasilan,” ujarnya.

Sementara itu para pemenang adalah kategori makanan favorit adalah Kecamatan Balen, kategori minuman terbaik Kecamatan Sekar, kategori pemanfaatan bahan lokal diraih Kecamatan Kedewan, Kategori makanan komersial Kecamatan Margomulyo. Kategori jajanan terbaik diraih oleh Kecamatan Sukosewu, Kategori kreatifitas menu Kecamatan Sumberejo dan kategori penampilan penyajian terbaik adalah Kecamatan Bubulan.(mcb)

Leave a Comment