Share

PKK Bojonegoro Upayakan Pengobatan Bagi ODGJ

Bojonegoro, 19/7 (Media Center) – Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Narty Suprianto beserta seluruh anggota Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro mengunjungi keluarga penderita Hydrosepalus di Desa Kandangan, Kecamatan Trucuk, pada Rabu (18/7).

“Semua adalah ujian yang diberikan Tuhan kepada makhluknya,” kata ibu dua anak ini.

Dalam kesempatan ini Ketua  Tim Penggerak PKK juga didampingi oleh Ketua Bhayangkari Polres Bojonegoro serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana yang turut pula memberikan bantuan kepada keluarga penderita hydrsepalus.

Setelah itu, kunjungan dilanjutkan ke salah satu warga Desa Sukorejo Kecamatan Malo yang mengalami Gangguan kejiwaan dengan mengutarakan keinginan untuk mengobatkan pasien agar mendapatkan perawatan.

“Hanya saja keluarga masih belum memberikan keputusan apakah diperbolehkan untuk dirawat,” ujarnya kepada media.

Dia  berharap agar keluarga tetap merawat layaknya manusia normal, dan meminta puskesmas setempat bersama bidan desa untuk melakukan pemantauan dan memberikan pemahaman kepada keluarga.

Sementara sehari sebelumnya, Narty juga mengunjungi penderita Mikrosepalus dan pederita Lupus di Kecamatan Bubulan.

Huda anak usia 8 tahun yang mengalami pengecilan otak, tampak sumringah menyambut Istri Pj Bupati Supriyanto itu. Bahkan Huda merespon dengan tersenyum dan melompat kegirangan.

Beberapa kali diajak interaksi Huda memberi respon dengan senyum dan melompat. Sama seperti pesan kepada keluarga, bahwa menciptakan suasana bahagia dan tetap memberikan senyuman kepada mereka yang sakit adalah obat yang sangat luar biasa.

“Perhatian kita sangatlah mereka butuhkan ditengah terpaan sakit yang mendera,” tandasnya.

Sedangkan untuk penderita Lupus, Narty sangat bangga dengan semangat Rini yang demikian gigih meski harus berjuang melawan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh ini.

Sejak dua minggu lalu, Ketua Tim Penggerak PKK melakukan pembinaan administrasi untuk anggota Tim Penggerak PKK Kecamatan . Serta memberikan santunan kepada anak yatim di masing-masing wilayah sesuai jadwal serta menyapa dan memberikan santunan kepada keluarga ODGJ, atau yang menderita penyakit serta Lansia yang hidup sebatangkara.(*dwi/mcb)

Leave a Comment