Share

PLN Pastikan Cadangan Listrik Aman Pasca Penurunan TDL

Bojonegoro – PT PLN  area Bojonegoro, Jawa Timur, memastikan, penurunan tarif dasar listrik (TDL) pada awal 2016 ini tidak mempengaruhi cadangan daya pasokan listrik di tiga kabupaten yakni Bojonegoro, Tuban dan Lamogan.

Humas PT PLN (Persero) Area Bojonegoro, Widhiyanto, mengatakan, saat ini cadangan daya pasokan di pastikan aman di tiga kabupaten. Karena, tersedia cadangan daya sebesar 540 Mega Volt Amphere (MVA) yang tersebar di tujuh gardu induk (GI) yakni GI Bojonegoro, GI Tuban, GI Mliwang, GI Lamongan, GI Babat, GI Paciran dan GI Tanjung Awar-awar.

“Konsumsi daya maksimal saat beban pucak hanya 229 MVA yang terjadi pukul 18.00 WIB – 22.00 WIB,” ujarnya.

Sehinga masih tersedia cadangan 45 % dari total kapasitas yang terpasang. Sementara untuk mengantisipasi kendala gangguan listrik di area Bojonegoro, pihaknya secara intensif melakukan pemangkasan pohon di sekitar jaringan.

“Karena biasanya ranting ranting pohon menempel di jaringan yang bisa menyebabkan gangguan pada arus listrik,” ujarnya.

Masyarakat tidak perlu khawatir akan dampak penurunan tarif listrik kelompok adjusment karena cadangan listrik di tiga wilayah masih mencukupi.

“Masyarakat bisa koordinasi dengan pihak PLN jika ada gangguan listrik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, mulai Januari 2016 tarif listrik kembali mengalami penyesuaian. Hal ini berlaku untuk 12 golongan tarif yang sudah tidak disubsidi pemerintah. Dibandingkan bulan lalu, 10 dari 12 golongan tarif tersebut mengalami penurunan hingga Rp100,00. Hal ini disebabkan oleh penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat dan penurunan harga minyak mentah.

Tarif Rumah Tangga daya 1.300 Volt Ampere (VA) ke atas turun dari Rp1.509,38 per kilo Watt hour (kWh) pada bulan Desember 2015, menjadi Rp1.409,16 pada Januari 2016. Tarif bisnis daya 6.000 VA ke atas dan kantor pemerintah daya 6.600 VA ke atas juga turun hingga Rp100,00.(dwi/mcb)

Leave a Comment