Share

Polda Jawa Timur Waspadai Kelompok Teroris Baru

Bojonegoro, 10/6 (Media Center) – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Anton Setiadji mewaspadai kelompok teroris baru yang terdiri dari teroris binaan baru, pengedar narkoba, curanmor juga pelaku kejahatan seksual.

“Informasinya mereka setelah ada di dalam (lembaga pemasyarakatan) bergabung,” katanya ketika safari Ramadhan di Bojonegoro, Kamis (9/6).

Ia menjelaskan akan melakukan koordinasi dengan jajarannya untuk mengetahui dan mempelari bergabungnya jaringan teroris baru dari jaringan pengedar narkoba, curanmor juga dari pelaku kejahatan seksual.

“Polisi terus berusaha menjaga situasi di Jawa Terus kondusif selama Puasa Ramadhan dan Idul Fitri,” katanyam menegaskan.

Menurut dia, para pemudik dari arah barat baik dengan kendaraan roda empat maupun roda dua wajib istirahat di “rest area” di Tuban dan Ngawi.

“Mereka kan masuk Jawa Timur pas “ngantuk-ngantuknya. Oleh karena itu wajib istirahat,” tandasnya.

Di “rest area” Ngawi dan Tuban, lanjut dia, akan disediakan pemijat untuk melayani pemudik yang beristirahat.

“Kalau pemudik dari arah timur terserah. Tidak harus beristirahat di Ngawi dan Tuban,” ucapnya, menegaskan.

Lebih lanjut ia menjelaskan menghadapi arus mudik lebaran tahun ini untuk pengamanannya sudah dikoordinasikan dengan Polda Jawa Barat, dan Polda Jawa Tengah.

“Kita sudah menggelar rapat di Jakarta dalam pengamanan arus mudik di sepanjang jalur Jawa Barat, Jawa Tengah, pada lebaran tahun ini,” katanya.

Hadir dalam acara itu Kapolres Tuban AKBP Guruh Arif Dharmawan, Kapolres Lamongan AKBP Trisno Rahmadi, Bupati Bojonegoro Suyoto, juga jajaran pejabat lainnya dan Pimpinan Ponpes Langitan Tuban Kyai H. Ubaidillah.(*)

Leave a Comment