Share

Polisi Bojonegoro Akan Pertemukan Pendemo Dengan EMCL

Bojonegoro, 17/3 (Media Center) – Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro, Jawa Timur, akan mempertemukan sekitar 20 pendemo dari PT Jawa Ekspres Indogas dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) untuk membahas tuntutan pendemo terkait pembayaran kerja.

“Waktu pertemuan masih belum ditentukan, tetapi polres akan memfasilitasi pertemuan pendemo dari kontraktor lokal dengan EMCL pihak terkait lainnya,” kata Camat Gayam, Bojonegoro Hartono, di Bojonegoro, Jumat.

Ia menyatakan hal itu menanggapi tindaklanjut dari aksi demo sekitar 20 orang dari PT Jawa Ekspres Indogas di bawah “Fly Over Xona 3 EPC 5 di kawasan proyek minyak Banyuurip Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Kamis (16/3).

Dalam aksinya itu pendemo datang ke lokasi dengan memanfaatan empat mobil tertutup yang diketuai Surya Atmadja dan Hadi, kemudian melakukan orasi.

Di dalam orasinya pendemo menuntut pihak EMCL membayar kekurangan pembayaran kepada kontraktor lokal yang telah melaksanakan pekerjaan sebesar Rp2,9 miliar.

“Pendemo juga mengancam akan memblokir pintu masuk proyek EMCL,” jelas dia.

Ia menambahkan selama aksi berjalan sekitar 1 jam dengan pengawalan ketat petugas polres Gayam tidak ada pihak EMCL yang menemui pendemo.

“Kesepakatan hasil negosiadi dengan pihak keamanan. Bahwa akan difasilitasi pertemuan mediasi antara pihak pengunjuk rasa dengan kontraktor lokal dengan pihak EMCL dan instansi terkait bertempat di mapolres,” tuturnya.

Tidak ada kejadian yang menonjol dalam aksi itu, karena setelah tercapai kata kesepakatan antara pendemo dengan pihak keamanan, kemudian pendemo membubarkan diri. (*/mcb)

Leave a Comment