Share

Polisi Tuban Tidak Alihkan Kendaraan Ke Bojonegoro

Tuban  (Media Center Bojonegoro) – Kepolisian Resor (Polres) Tuban, Jawa Timur, tidak mengalihkan kendaraan berat melewati jalur jalan kecamatan di daerahnya menuju Bojonegoro, untuk mengantisipasi kerusakan jembatan Boncong di Desa Boncong, Kecamatan Bancar, sejak Kamis (1/10).

“Kendaraan berat tidak mungkin dialihkan ke Bojonegoro, misalnya, lewat jalan Kecamatan Jatirogo, Tuban, sebab jalannya sempit,” kata seorang petugas bagian Lantas Polres Tuban Ipda Pol Asek, di Tuban, Kamis (1/10).

Dengan demikian, katanya, kendaraan dari arah Jakarta dan Surabaya, yang melewati Jembatan Boncong, dilakukan dengan sistem buka tutup bergantian.

“Jembatan Boncong mengalami kerusakan, sejak Kamis (1/10) dini hari,” jelas dia.

Dari keterangan yang diperoleh, Jembatan Boncong, mengalami kerusakan berupa balok besi melintang mengalami robek sekitar 15 centimeter. Akibat robeknya balok besi melintang, kondisi jembatan di bagian timur melengkung, sehingga harus ditutup dengan pelat besi.

Pantauan kanalbojonegoro.com,  antrean kendaraan berat maupun ringan, juga sepeda motor dari arah Jakarta juga Surabaya,  panjangnya mencapai belasan kilometer, setelah kondisi Jembatan Boncong dinyatakan berbahaya.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen Kementerian Departemen PU Bina Marga Syamsul Hadi Wibowo,  robeknya salah satu balok besi melintang jembatan yang lokasinya di bagian timur, disebabkan ada kendaraan berat yang berhenti di jembatan.

“Karena tidak kuat menahan beban, maka balok besi melintang jembatan robek,” jelas dia.

Perbaikan, katanya, dilakukan dengan menegakkan balok besi melintang yang robek, agar kerusakan tidak semakin parah.

“Kami juga membangun jembatan baru yang ada di sebelahnya ini dengan target akhir tahun selesai,” ucapnya, menambahkan.(sa/mcb)

Leave a Comment