Share

PPKD Pilih Dua Tema Budaya Bojonegoro

Bojonegoro, 13/7 (Media Center) – Tim Penyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Bojonegoro menyepakati bahwa tema yang diangkat untuk penyusunan PPKD pada tahun 2018 ini adalah mengenai Budaya Masyarakat Lereng Pegunungan Kendeng dan Budaya Masyarakat Bantaran Sungai Bengawan Solo.

“Karena didalamnya akan dapat mengakomodir hampir semua ragam budaya yang ada di Bojonegoro,” jelas Adi Sutarto, Tim Penyusun (12/07) yang juga menjadi koordinator tim survey.

Ia mencontohkan, bahwa ternyata ada perbedaan kultur antara masyarakat lereng Pegunungan Kendeng yang ada di Bojonegoro dengan masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai Bengawan Solo yang melintasi Kabupaten Bojonegoro.

“Namun meskipun ada perbedaan kultur, masih ada benang merahnya,” tambah pria yang mempunyai Laboratorium Seni Sekar Senthong Jati di Margomulyo itu.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro sendiri menyatakan bahwa pihaknya siap memfasilitasi dan berkomitmen untuk melaksanakan UU Pemajuan Kebudayaan di Bojonegoro.

Setelah menentukan tema utama, seluruh tim menentukan obyek-obyek budaya yang akan menjadi tujuan survey. “Obyeknya dibagi menjadi dua kelompok sesuai tema, ini akan memudahkan dan membuat tahapan ini menjadi lebih fokus,” terang Adi. (*rilis PPKD)

Leave a Comment