Share

Presiden Jokowi Akan Buka Festival HAM Bojonegoro

Bojonegoro, 8/9 (Media Center) – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Walikota Barcelona dan sejumlah tokoh penting nasional dijadwalkan menghadiri Festival HAM yang akan digelar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pada tanggal 30 Nopember sampai dengan 2 Desember mendatang.

Salahsatu inisiator, Cahyo Suryanto dari Pusdakota dalam paparannya menjelaskan, festival ini rencananya juga akan mengundang narasumber tingkat nasional dan internasional. Setidaknya ada 15 bupati dan kepala daerah akan hadir memeriahkan festival HAM.

“Selain itu bapak presiden dijadwalkan membuka acara ini,” kata dia.

Sedangkan untuk pameran nantinya akan menerapkan nilai nilai pancasila dengan konsep lokal yakni sila pertama tentang FKUB, sila kedua Sagasih, smartschool dan Ebaga, sila ketiga tentang pendidikan inklusif, grebeg berkah dan komunitas desa kalong, sila ke IV tentang GDSC dan dialoq publik. Sila ke lima tentang UUP, dana abadi migas dan perda konten lokal.

Cahyo mengungkapkan, di Indonesia hanya ada dua daerah yang memiliki Perda Ramah HAM yakni Kabupaten Wonosobo dan Bojonegoro. Menurutnya beberapa waktu lalu Presiden Jokowi menyatakan bahwa HAM harus dimulai dari daerah.

“Kondisi bangsa kita saat ini sudah sangat memprihatinkan, namun di banyak daerah yang ternyata mampu membawa kesejukan dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Cahyo menyatakan ada tiga hal penting penjaminan, perlindungan dan penghormatan adalah hal utama dalam HAM. Dalam festival HAM nanti Komisi Nasional HAM akan terlibat dan mensupport.

“Karena HAM itu bukan tugas pemerintah namun kita semua,” tegasnya.

Die menjelaskan, festival ini adalah ruang yang menunjukkan bahwa kita mempunyai kegiatan yang inovatif. HAM harus berkesan gembira dan inspiratif. Selain itu harus memastikan bahwa Pancasila menjadi rujukan pelaksanaan HAM.

“Nanti tak hanya pameran namun lebih dari itu memberikan pemahaman tentang pancasila dalam kehidupan sehari hari,” pungkasnya.

Sebelumnya Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Soehadi Moeljono menyatakan tema yang akan diusung di festival ham nantinya adalah merayakan praktek pancasila di tingkat lokal.

Kegiatan ini, lanjut dia, merupakan kerjasama antara Kementeria Hukum dan HAM, Infid dan Pusdakota bersama pemerintah. Festival ini berskala nasional, dan di perkirakan tamu yang akan datang setiap harinya mencapai 400 orang dari seluruh Indonesia.

“Karena dalam rapat ini kita juga membahas kesiapan perhotelan dan beberapa stakeholder lain yang terkait. Sebab dibutuhkan dukungan semua pihak untuk kesuksesan acara festival HAM nantinya,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment