Share

Produksi Lapangan Minyak Blok Cepu Bisa Ditingkatkan

Bojonegoro, 23/7 (Media Center) – Produksi minyak lapangan Banyuurip Blok Cepu di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, masih bisa ditingkatkan dari berkisar 180.000-185.000 barel per hari menjadi sekitar 200.000 ribu barel per hari.

Direktur Hulu Pertamina (Persero) Syamsu Alam, di Bojonegoro, Jumat (22/7), mengatakan, produksi minyak Blok Cepu yang sekarang berkisar 180.000-185.000 barel per hari masih berpeluang ditingkatkan.

“Secara teknis tidak ada masalah produksi minyak Blok Cepu ditingkatkan,” jelas dia dibenarkan Bagian produksi lapangan Blok Cepu Awang Lazuardi di lapangan Banyuurip.

Hanya saja, menurut dia, peningkatan produksi tidak bisa langsung dilakukan operator ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), tapi bergantung SKK Migas.

“Peningkatan produksi bisa dilakukan tapi bergantung SKK Migas,” ucapnya menegaskan.

Bagian produksi lapangan minyak Blok Cepu Lazuardi, menjelaskan produksi minyak lapangan Banyuurip Blok Cepu rata-rata bisa berkisar 180 ribu-185 ribu barel per hari baru dua bulan terakhir.

“Kenaikan produksi bertahap. Ketika awal produksi Januari lalu hanya 135.000 barel per hari,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan produksi minyak berkisar 180 ribu-185 ribu barel per hari itu dikirim melalui pipa distribusi sepanjang 94 kilometer menuju kapal penampungan Gagak Rimang di tengah laut di Tuban.

“Sudah banyak yang melakukan pembelian minyak produksi Blok Cepu,” tandasnya.

Di Bojonegoro Syamsu Alam dengan jajarannya, antara lain, Direktur Pertamina EP Rony Gunawan, meninjau lapangan minyak Banyuurip Blok Cepu di Bojonegoro. Ia dengan rombongannya diterima Presiden EMCL Daniel L. Wieczynski.

Selain di Bojonegoro, ia juga meninjau pelaksanaan pengeboran lapangan sumur minyak Tapen II di Desa Sidoharjo, Kecamatan Senori, Tuban, dengan operator Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Jawa Tengah. (*/mcb)

Leave a Comment