Share

Produksi Pertamina EP Sukowati Field Tembus 10.010 BOPD

Sejumlah petugas melakukan pekerjaan perbaikan sumur minyak Sukowati di Bojonegoro.

Bojonegoro, 4/9 (Media Center) – Kinerja salah satu lapangan PT Pertamina EP yang berada di wilayah Asset 4 yaitu Sukowati Field yang beroperasi di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur, semakin menunjukkan kinerja yang cemerlang.

“Setelah alih kelola 20 Mei 2018 yang lalu dengan rata – rata produksi sekitar 6.800 BOPD, Alhamdulillah tidak butuh waktu lama untuk membuktikan kemampuan dan komitmen Pertamina EP, untuk produksi sekarang mencapai 10.010 BOPD per 3 September,” kaata “Production and Operation Director” PT Pertamina EP Chalid Said, Selasa (4/9).

Produksi yang sekarang ini, lanjut dia, melebihi target produksi Sukowati “Field” yang ditetapkan sebesar 6.214 BOPD.

“Dengan semangat dan sinergi seluruh jajaran kami optimistis dan yakin bisa meningkatkan produksi di seluruh wilayah operasi PT Pertamina EP sehingga mencapai target 83.000 BOPD,” kata dia menegaskan.

“General Manager” Pertamina Asset 4 Field Agus Amperiyanto menjelaskan bahwa peningkatan produksi Sukowati Field tersebut diperoleh antara lain dari aktifitas optimalisasi program sumuran, “acid wash”, servis sumur, perbaikan “cement bonding” dan reaktifasi sumur – sumur yang masih berpotensi.

Sesuai data, kata dia, di wilayah kerja lapangan Sukowati tercatat sumur produksi sebanyak 27 Sumur minyak dengan lima  Sumur diantaranya memiliki produksi terbesar antara lain SKW 27 dengan produksi sekitar 1.659 BOPD, SKW 7 dengan produksi sekitar 672 BOPD.

Selain itu, SKW 25 dengan produksi sekitar 743 BOPD, SKW 8C dengan produksi sekitar 927 BOPD dan SKW 18 dengan produksi sekitar 572 BOPD.

“Produksi minyak lapangan Sukowati yang ditargetkan tercapai akhir tahun, tapi sekarang sudah tercapai,” kata dia saat acara syukuran peningkatan produksi Sukowati Field.

Dengan adanya peningkatan produksi minyak lapangan Sukowati itu, menurut Agus, semakin menambah total produksi PT Pertamina EP Asset 4 hingga 17.203 BOPD atau lebih tinggi 123 persen dari target produksi 2018 sebesar 14.032 BOPD.

“President Director” PT Pertamina EP Abdul Manaf, terpisah mengaku bersyukur atas peningkatan produksi di lapangan Sukowati.

“Tentu kami bersyukur sekaligus memberi apresiasi kepada Asset 4 dan tim yang bisa memberikan sumbangan produksi untuk perusahaan dan negara hingga diatas target. Namun demikian kami akan terus bekerjasama dengan tim eksplorasi untuk mencoba mencari sumber cadangan baru untuk menjaga sustainability dari lapangan – lapangan kami,” tuturnya.

Terkait kegiatan eksplorasi di wilayah Asset 4, kata dia, saat ini tengah berlangsung pemboran Sumur Wolai – 01, Sumur Morea dan kegiatan Seismik 3D dan 2D di Kabupaten Luwuk Provinsi Sulawesi Tengah.

“Kami sangat menyadari dengan tingkat produksi yang tinggi harus disertai dengan temuan cadangan yang potensial untuk beberapa waktu kedepan”, kata dia.

Dalam kesempatan syukuran produksi tersebut, turut dibagikan sembako kepada warga disekitar wilayah operasi Sukowati Field.

“Harapan kami dengan doa dan dukungan dari masyarakat dan para pemangku kepentingan di Bojonegoro dan Tuban khususnya serta di Jawa Timur pada umumnya, kami bisa beroperasi dengan lebih baik lagi sehingga bisa memberi manfaat yang lebih besar lagi bagi lingkungan dan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan,” katanya menambahkan. (*/mcb)

Leave a Comment