Share

Produsen Jamu Gendong di Bojonegoro Dapat Pelatihan

Bojonegoro (Media Center) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bojonegoro memberikan pelatihan bagi 30 produsen jamu tradisonal (gendong)di Desa Ngablak, Kecamatan Dander yang dipusatkan di balai desa setempat.

“Pelaksanaannya empat hari dimulai Selasa kemarin,” kata Kepala Disperindag Bojonegoro, Basuki, Rabu (20/4).

Dijelaskan, pelatihan ini untuk meningkatan kualitas produk sehigga menjadi produk yang sehat dengan kemasan bagus, dan menyehatkan.

“Sehingga nantinya produk yang dihasilkan memiliki daya saing,” tegas Basuki.

Watini, salah satu peserta mengaku senang dengan pelatihan ini. Menurut dia, dengan pelatihan ini dapat menambah wawasannya tentang bagaimana membuat produk jamu yang hygienist.

“Saya jadi tahu bagaimana membuat jamu yang baik dan benar,” ujarnya.

Dalam pelatihan ini peserta dibagi dalam tiga kelompok. Setiap kelompok diminta membuat produk jamu yang berbeda. Di antaranya, kunyit asam, beras kencur, dan temu lawak (pahitan).

“Selain itu kita juga diminta membuat keripik (rempeyek) dari daun bayam,” pungkas wanita yang saban hari menjajakan jamu gendong keliling desa-desa ini.(dwi/mcb)

Sumber Foto: https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1589252371358171&set=pb.100008202702612.-2207520000.1461218470.&type=3&theater

Leave a Comment