Share

Program Fisik TMMD Bojonegoro Bertambah

Bojonegoro (Media Center) – Program pekerjaan fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-95 di Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, bertambah berupa pembangunan 354 jamban, 100 biopori, dan pembuatan dua sumur bor air tanah.

Komandan Rayon Militer (Koramil) Kecamatan Kanor, Bojonegoro Kapten Inf. Ilyas Rorsyidi, Kamis (22/10), mengatakan, adanya penambahan pembangunan jamban, biopori dan sumur air tanah itu atas permintaan masyarakat.

Pembangunan jamban, biopori dan pembuatan sumur bor, lanjut dia, di luar program TMMD ke-95 di desa setempat, yaitu, perbaikan 25 rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan jembatan, mushala, pembangunan jalan paving juga lainnya.

Menurut dia, pembuatan sumur bor air tanah sudah menunjukkan hasil menemukan sumber air, sedangkan pembuatan jamban di rumah warga sudah tercapai 50 persen.

“Pembuatan 100 biopori sudah selesai dikerjakan. Lokasinya di jalan desa, juga di pekarangan rumah penduduk,” jelasnya.

Ia optimistis adanya tambahan pekerjaan dalam program TMMD ke-95 di desa setempat bisa diselesaikan, sebab kerja sama 150 personel TNI dari berbagai kesatuan dalam TMMD dengan masyarakat berjalan baik.

lebih lanjut ia menjelaskan pembuatan jamban dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPMD) dan pembuatan sumur air tanah dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Yang jelas, menurut dia, berbagai program fisik TMMD ke-95 bisa berjalan dengan baik, dan pekerjaan sudah mencapai 90 persen, sehingga dalam penutupan 28 Oktober, semua pekerjaan fisik semuanya bisa diselesaikan.

“Program berbagai penyuluhan dengan melibatkan berbagai instansi terkait juga memperoleh sambutan positif masyarakat, juga perangkat desa,” ucapnya.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bojonegoro Sukirno, menambahkan pengeboran dua titik sumur bor di desa setempat, dengan kedalaman 30 meter dan 24 meter berhasil menemukan sumber air.

“Sekarang dalam tahap uji coba,” ucapnya. (*/mcb)

Leave a Comment