Share

Prona Permudah Warga Sertifikatkan Tanah

Bojonegoro, 12/5 (Media Center) – Pemerintah Kecamatan Ngasem mengaku, hingga kini masih banyak masyarakat yang belum mensertifikatkan tanahnya dengan alasan terkendala biaya. Sementara program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) ada batasannya.

Camat Ngasem, Mahmudin, mengatakan, untuk tahun ini saja, jatah Prona untuk wilayah Kecamatan Ngasem hanya diperuntukkan dua desa dari total 17 desa dengan toal 2715 bidang. Sehingga, masih banyak petak bidang yang belum disertifikatkan masyarakat karena rata-rata bergantung pada program ini.

“Untuk ikut program Prona sekarang ini, warga cukup bayar Rp150.000,” tukasnya.

Menurutnya, kepemilikan sertifikat dinilai penting untuk legalitas hukum aset tanah yang dimiliki. Selain itu, juga bisa digunakan untuk pinjaman sebagai modal usaha.

Pihaknya berharap, program serifikasi gratis bagi warga miskin bisa terus dijalankan bersamaan dengan komitmen dari Kantor Pertanahan Nasional (KPN) demi kesejahteraan masyarakat.

“Dan harapan saya, pengalaman buruk ada Kades dipenjara gara-gara program sertifikasi tidak terulang lagi,” pungkasnya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment