Share

Proyeksi Pendapatan APBD Bojonegoro 2016 Capai Rp3,6 Triliun

Bojonegoro (Media center) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro,Jawa Timur, menggelar Rapat paripurna pembahasan Kebijakan Umum Anggaran – Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2016 , Rabu (26/8) hingga pukul 02.30 Kamis (27/8) dini hari.

Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD, Mitroatin, didampingi oleh Wakil Ketua, Sukur Prianto, Suyuti, dan Sunjani serta 25 anggota DPRD lainnya.

Dari hasil rapat tersebut, diproyeksikan garis besar rancangan APBD 2016 sebesar Rp3,6 Triliun. Selama rapat berlangsung, masing-masing SKPD mendapat banyak masukan terkait penyerapan anggaran.

“Kami menilai penyerapan anggaran tahun 2015 sangat lamban, sehingga pada tahun 2016 kedepan ada upaya untuk memperbaiki hal itu,” kata Ketua Komisi B, Sigit Kusharianto disela-sela rapat.

Pihaknya meminta kepada pihak eksekutif untuk mensinkronkan program pemerintah daerah dengan pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN. Sehingga, baik program infrastuktur maupun pemberdayan masyarakat bisa berjalan dengan baik.

“Kedepan, akan meningkatkan pengawasan terhadap SKPD yang bermitra dengan Komisi B,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab), Soehadi Moelyono, mengungkapkan, saat ini Pemkab berusaha untuk menjadikan Bojonegoro sebagai lumbung pangan negeri. Sehingga, menyiapkan program-program unggulan untuk mendukung itu.

“Untuk perhitungannya sudah dirapatkan sebelumnya dengan tim anggaran, dan terkait bantuan dari pemerintah pusat tentu sudah dilakukan sinkronisasi selama ini,” pungkas pria yang juga ketua tim anggaran pemkab Bojonegoro.(dwi/*mcb)

Leave a Comment