Share

PT KAI Sosialisasi Penertiban Penggunaan Aset Pada Warga

Bojonegoro, 5/1 (Media Center) – PT Kereta API Indonesia (KAI) menggelar sosialisasi kepada warga di desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, sebagai pengguna aset milik PT KAI untuk melakukan tertib administrasi berupa kontrak sewa-menyewa yang dulu dilakukan dengan PT KAI DAOP 4 Semarang.

Asisten Manager DAOP 8 Surabaya, Tumito, mengatakan, seiring peralihan kewenangan wilayah dari DAOP 4 Semarang ke DAOP 8 Surabaya, pihaknya mulai melakukan penertiban aset milik perusahaan berupa lahan yang dulunya merupakan rel kereta api jurusan Bojonegoro – Jatirogo dan kini ditempati sebagai pemukiman warga.

“Penertiban ini agar tidak ada pembiaran aset, karena diawasi oleh KPK maupun BPK,” ujarnya.

Pihaknya meminta agar warga yang dulunya telah memiliki buku kontrak sewa-menyewa dengan DAOP 4 untuk melakukan perpanjangan. Sedangkan bagi yang belum memiliki, bisa membuat kontrak baru.

“Bagi yang melakukan kontrak baru akan dikenakan biaya pengukuran, sedangkan nilai sewa akan dimusyawarahkan lagi. Namun, acuannya NJOP dan luas lahan,” tukasnya.

Sementara itu, perwakilan warga, Alham M Ubay, menegaskan, akan mencari tahu legalitas tanah yang diakui milik PT KAI tersebut. Apabila legalitas sudah jelas, maka langkah selanjutnya akan dimusyawarahkan lagi.

“Kita cari tahu dulu, agar semua jelas dan warga tidak resah dengan langkah PT KAI sekarang ini,” pungkasnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment