Share

PU: Jalan Berlumpur di Bojonegoro Eks Perhutani

Bojonegoro (Media Center) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, Andi Tjandra, mengatakan adanya jalan berlumpur di daerahnya merupakan jalan eks Perhutani, yang tidak diusulkan desa, karena jarang dilewati warga.

“Gambar yang beredar di media sosial itu hanya gambar “spot” yang jelek. Itu jalan Perhutani di Ngronan, Tawaran dan Sekar,” yang jarang dilewati,” katanya, Kamis (3/3).

Meskipun jalan Perhutani, katanya, pemkab juga melakukan perbaikan jalan di wilayahnya, meskipun tidak bisa tuntas seluruhnya. Ia mencontohkan tahun ini jalan eks Perhutani di Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, akan dimakadam.

Sesuai rencana, lanjut dia, jalan yang ada di wilayah pedesaan semuanya, akan diperbiki dengan cara di makadam, karena jalan eks Perhutani.

“Tahun ini semua kita tangani, meskipun tidak langsung tuntas,” katanya, menegaskan.

Yang jelas, menurut dia, regulasi jalan desa sekarang menjadi tanggung jawab desa, baik pembangunannya dan pemeliharaannya. Alasannya, desa sekarang memperoleh pendapatan desa yang berasal dari alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD).

Lebih lanjut ia menjelaskan pemkab tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 miliar di dalam APBD 2016, untuk memperbaiki jalan kabupaten sepanjang 80 kilometer di 47 ruas jalan di daerahnya.

“Jalan desa sekarang ini menjadi tanggung jawab desa,” ucapnya, menegaskan. (*/mcb)

Leave a Comment