Share

Pulang Kerja dari Jakarta, 87 Warga Bojonegoro Diperiksa Kesehatan untuk Cegah Sebaran Corona

Bojonegoro, Media Center – Sebanyak 87 warga dari sejumlah desa di Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis dari puskesmas setempat di pendapa kecamatan, Senin (23/3/2020).

Pemeriksaan kesehatan dilakukan karena puluhan warga tersebut baru saja pulang bekerja dari Jakarta, daerah postif terjangkit virus corona atau Covid-19.

“Tujuannya untuk memastikan kondisi kesehatan mereka sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Kasi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Dokter Wheny Dyah Prajanti.

Dijelaskan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi cek suhu badan dan semua keluhan.

“Saat ini mereka dalam pantauan puskesmas untuk pelaksanaan isolasi diri secara mandiri di rumah masing-masing,” tegasnya.

Selain memeriksa kondisi kesehatan puluhan warga, petugas kesehatan dari Puskesmas Malo yang menggunakan alat pelindung diri (APD) juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap bawarang bawaan, dan satu bus dan colt elf yang mereka tumpangi.

“Kami imbau warga yang baru datang dari luar daerah utamanya daerah terjangkit Covid-19 agar sadar untuk memeriksakan diri kepada petugas kesehatan terdekat,” pesan Dokter Wheny, sapaan akrabnya.

Data di Dinas Kesehatab Bojonegoro, per 23 Maret, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 26 orang, terdiri dari dari 7 ODP baru, dan empat orang telah selesai dalam pemantauan selama 14 hari, dan 26 orang dalam pemantauan.

“ODP baru ini karena mereka baru datang dari daerah terjangkit Covid-19,” tandasnya.

Dari 26 ODP tersebut, tambah Dokter Wheny, 11 ODP berkategori resiko rendah (low risk), 10 orang resiko sedang (medium risk), dan 5 orang resiko tinggi (high risk).

“Medium risk ini yang bersangkutan memiliki 3 gejala klinis, sedang untuk high risk memiliki di atas tiga gejala klinis dan kita wajibkan untuk rawat inap,” pungkasnya.(Dwi)

Leave a Comment