Share

Puluhan Remaja Bojonegoro Jadi Pembersih Makam

Bojonegoro (Media Center) – Puluhan remaja di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi pembersih makam di pemakaman umum Buyuddalem, Kelurahan Karangpacar, di Kecamatan Kota, dnegan penghasilan berkisar Rp35.000-Rp50.000 per orang,sejak 10 hari terakhir.

“Ada sekitar 50 remaja putra dan putri yang terlibat ikut membersihkan makam dari keluarga peziarah,” jelas Pembantu Juru Kunci Makam Buyuddalem, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Kota, Bojonegoro Teguh Santoso, Minggu (5/6).

Menurut dia, peziarah tidak terganggu dengan kehadiran para remaja yang menawarkan jasa membersihkan makam keluarga peziarah dengan peralatan sapu lidi.

Para remaja itu, lanjut dia, tidak pernah memasang tarif dalam membersihkan makam dari keluarga peziarah.

“Ya justru peziarah meminta jasa para remaja untuk membersihkan makam karena rata-rata makam di Buyuddalem penuh daun,” jelas dia.

Ia menjelaskan menjelang Puasa Ramadhan banyak peziarah yang datang untuk mendoakan keluarganya yang sudah meninggal dengan lokasi makam di Buyuddalem.

Tidak hanya itu beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, para remaja itu kembali bekerja karena akan banya peziarah yang datang ke makam setempat.

“Penghuni pemakaman di sini selain warga Kelurahan Kadipaten juga Karangpacar,” tuturnya.

Seorang warga Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Kota, Bojonegoro Agus Sudarminto, menjelaskan para remaja warga di sekitar pemakaman Buyuddalem menjual jasa membersihkan makam sudah berlangsung lama.

Pada awalnya, lanjut dia, penjual jasa pembersih makam hanya membersihkan makam dengan menyapu daun-daun ke tepinya. Begitu seterusnya ketika datang lagi peziarah daun yang sudah tersingkir tapi kembali disapu ke tempat lainnya, sehingga daun yang mengotori makam hanya berputar-putar.

“Kalau sekarang daun-daunnya saya suruh ditumpuk kemudian dibakar, agar makam menjadi bersih,” katanya, menegaskan. (*)

Leave a Comment