Share

Puncak Konstruksi J-TB Serap 6000 Tenaga Kerja

Bojonegoro, 31/ 3 (Media Center) – Kontraktor utama pelaksana Enginerong Procurement and Construction Gas Proccesing facilities Jambaran-Tiung Biru (J-TB), PT Rekayasa Industri menyampaikan, pertengahan tahun 2019 akan menyerap tenaga kerja sebanyak 6000 orang.

“Jumlah tersebut terdiri dari tenaga ahli, skill, dan semi skill. Setelah itu, jumlah akan menurun bertahap,” ujar Site Manager PT Rekind, Zainal Arifin

Penurunan jumlah tenaga kerja akan terjadi berangsur-angsur setelah puncak konstruksi. PT Rekind, akan berusaha bekerja sesuai target yakni selama 3 tahun agar tidak terkena pinalty.

“Dari total tenaga kerja 6000 orang itu, untuk sekitaran lokal Bojonegoro sebanyak 3000 sampai 4000 orang,” imbuhnya.

Jumlah tersebut, dinilai beda dengan pekerjaan sebelumnya di proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Dimana, ada lima proyek besar dikerjakan sekaligus. Seperti EPC 1,2,3,4,dan 5.

“Kalau di J-TB cuma satu mengerjakan GPF ini, jadi kebutuhan nakernya sedikit,” tandasnya.

Pihaknya mengaku, akan selektif dalam merekrut tenaga kerja. Jangan sampai, memasukkan karyawan yang memiliki catatan buruk pada pekerjaan sebelumnya di Lapangan Banyuurip.

“Takutnya nanti ada dampak yang buruk, jadi kami akan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengetahui latar belakang pekerja itu,” kata pria yang berdomisili di Kabupaten Tuban ini.

Untuk rekruitmen akan dilakukan satu pintu melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. Semua proses tidak dipungut biaya.(*dwi/mcb)

Leave a Comment