Share

Ratusan Bangunan Lain Akan Ditertibkan

diantara bangunan yang melanggar UU No.7 tahun 2004 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air itu berada di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Dander dan Sukosewu

Bojonegoro (Media Center) – Selain di Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga berencana menertibkan ratusan bangunan lain yang berada di garis sempadan sungai.

“Ada ratusan, termasuk yang berada di saluran irigasi,” terang Sutanto Kepala Bidang Pengawasan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkab Bojonegoro (Selasa, 21/1/2014).

Menurut Sutanto, diantara bangunan yang melanggar UU No.7 tahun 2004 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air itu berada di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Dander dan Sukosewu.

Pihak BLH sendiri sebelumnya akan melakukan sosialisasi dan menerbitkan surat peringatan padda para pemilik bangunan. “Intinya kita harap mereka membongkar sendiri, sebelum kami membongkar paksa,” tambahnya.

Dalam keterangannya, Sutanto menambahkan mengenai aturan yang berlaku seputar garis sempadan sungai, yakni harus berjarak 15 meter dari sungai, atau setidaknya 5 meter dari tanggul yang ada. “Itu diatur di Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.63 tahun 1993 tentang Garis Sepadan Sungai, Daerah Manfaat Sungai, Daerah Penguasaan Sungai dan Bekas Sungai,” jelasnya. (samcb)

Leave a Comment