Share

Ratusan Hektar Lahan Pertanian di Bojonegoro Tergenang

Bojonegoro, 1/12 (Media Center) – Banjir akibatluberan sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro merendam ratusan lahan pertanian milik warga. Dari beberapa kecamatan yang terdampak meluapnya Bengawan Solo, sedikitnya ada 500 hektar (ha) lahan yang terendam di Kecamatan kanor. Tak hanya merendam lahan pertanian, banjir juga menggenangi pemukiman warga dan infrastruktur publik.
Untuk mengantisipasi dampak banjir agar tidak meluas, Muspika Kanor bersama pemerintah desa, dan masyarakat bergotong royong melakukan peninggian tanggul di wilayah Desa Piyak, Kali Mekuris sepanjang 600m dengan menggunakan sak berisi tanah diperkuat terpal dan patok bambu. Kegiatan yang sama juga dilakukan di Desa Simbatan dengan meninggikan tanggul Kali Mekuris sepanjang 100 m. Juga di desa Pilang, dan Desa Prigi.
 
“Kami bersama pemerintah desa dan warga Kedungprimpen dan Gedongarum juga membantu penanggulangan tanggul jebol di Pucangarum, Kecamatan Baurenom,” kata Camat Kanor, Subiono.
 
Subiono mengaku belum dapat menaksir kerugian akibat banjir di wilayahnya. Karena saat ini pihaknya bersama Muspika dan Pemdes fokus melakukan penanganan.

Rincian daerah yang terdampak luapan sungai Bengawan Solo di Kecamatan kanor, Bojonegoro antara lain adalah di Desa Tejo lahan pertanian tergenang seluas 60 Ha dengan tanaman padi berusia antara 20-75 hari, cabe seluas 0,5 Ha. Kemudian jalan lingkungan tergenang sepanjang 1 kilo meter (KM), jalan poros desa 700 meter, dan rumah tergenang 25 kepala keluarga (KK).

Di Desa Sumberwangi sawah tergenang 70 Ha dengan usia tanaman 30 hari, dan SMP Negeri 1 Kanor. Di Desa Cangaan sawah tergenang seluas 80 Ha dengan usia tanaman 75 hari, lahan bawang merah seluas 0,25 Ha, rumah tergenang 422 KK, pengungsu 20 orang, jalan poros  desa sepanjang 986 meter, jalan lingkungan 2,7 KM, mushola 6 buah, dan masjid 4 buah.

Di Desa Kabalan sawah tergenang seluas 120 Ha dengan usia tanaman 60 hari, jagung
 seluas 8 Ha, cabe 0,5 Ha, jalan poros Desa sepanjang 3 Km,  jalan lingkungan 3 Km, dan rumah sebanyak 46 KK.

Desa Kedungprimpen sawah tergenang seluas 150 Ha,  jalan poros desa sepanjang 1 Km. Kemudian Desa Piyak sawah tergenang  seluas 32 ha dengan usia tanaman antara 30-40 hari, dan satu masjid.

Desa Simbatanm sawah tergenang seluas 80 ha dengan usia tanaman antara 30-50 hari, jalan lingkungan  sepanjang 1 Km. Desa Sarangan sawah tergenang seluas  1 Ha, lahan persemaia seluas 20 Ha.  Desa Temu banjir juga menggenangi jalan poros desa sepanjang  1 Km.

Di Desa Semambung lahan jagung tergenang sepanjang 0,2 H, cabe 0,2 ha, kacang hijau 0,2 ha, dan rumah 4 KK.
 
Sementara itu, data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, tren Sungai Bengawan Solo mengalami kenaikan. Hingga pukul 13.00 WIB, Tinggi muka air (TMA) di papan duga Tepi Bengawan Solo di Bojonegoro menunjukan angka 15.05 peilschal.(dwi/mcb)
 
Berikut data sejumlah daerah terdampak luapan Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro:
Kecamatan Balen
Desa Sarirejo, Kedungdowo, Sekaran, Kedungbondo, Mulyoagung, Mulyorejo, Pilanggede, Lengkong dan Prambatan.
Kecamatan Trucuk
Desa Kandangan, Sumbangtimun, Guyangan, Trucuk, Mori, Tulungrejo, Padang, Kanten, Banjarsari, Sranak, Sumberjo, Pagerwesi, Sukoharjo.
Kecamatan Kapas
Desa Ngampel, Kalianyar, Bogo, Sambiroto , Bakalan, Tikusan.
Kecamatan Dander
Desa Ngablak dan Ngulanan.
Kecamatan Bojonegoro
Desa Semanding, Kalirejo, Mulyoagung, Campurejo, Jetak, Ledok Wetan, Kauman, Banjarejo, Ledok Kulon, Klangon.
Kecamatan Kanor
Desa Piyak, Cang’an, Tejo, Pilang, Prigi, Kabalan, Kanor, Tambahrejo, Semambung, Simbatan.
Kecamatan Baureno
Desa Pucangarum,Kadungrejo, Lebaksari, Tanggungan, Kalisari, Kauman, Karangdayu, Pomahan, Gunungsari, Gajah, Tulungagung, Bumiayu, Trojalu, Sembunglor, Sraturejo, Sumuragung, Tlogoagung, Pasinan.
Kecamatan Kalitidu
Desa Sukoharjo, Mojosari, Pilangsari, Mayangrejo, Mojo, Leran, Panjunan, Mlaten, Brenggolo, Pungpungan dan Ngringinrejo.
Kecamatan Malo
Desa Dukuhlor, Kemiri, Ngujung, Semlaran, Tanggir, Tulungagung, Malo, Trembes, Sudah, Kacangan, Kliteh, Petak dan Rendeng.
Kecamatan Padangan
Desa Tebon, Prangi, Dengok, Kuncen, Nguken, Sidorejo, Banjarejo, Purworejo dan Kebonagung.
Kecamatan Purwosari
Desa Purwosari
Kecamatan Kasiman
Desa Betet dan Batokan.
Kecamatan Gayam
Desa Beged, Ngraho, Sudu, Cengungklung, Manukan, Begadon dan Katur.
Kecamatan Sumberejo
Desa Sumuragung
Kecamatan Ngarho
 Desa Mojorejo.

Leave a Comment