Share

Ratusan Hektare Padi Baureno Bojonegoro Terancam Terendam Air Banjir

Bojonegoro, 7/1 (Media Center) – Ratusan hektare tanaman padi di sejumlah desa di Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terancam terendam air banjir akibat jebolnya bendungan anak sungai Kali Ingas di Desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno, Minggu (7/1).

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Budi Mulyono, membenarkan bendungan tanggul anak sungai Kali Ingas jebol yang kemudian airnya meluber ke sawah yang terdapat tanaman padi.

Hanya saja, menurut dia, kemungkinan tanaman padi di sejumlah desa di Kecamatan Baureno, masih bisa selamat dari rendaman air, karena ada kecenderungan air Bengawan Solo di hilir, mulai menurun.

“Luberan air tidak akan menenggelamkan tanaman padi di sejumlah desa di Kecamatan Baureno, kalau air Bengawan Solo surut,” ucapnya menegaskan.

Ia menambahkan BPBD mendistribusikan bantuan 2.000 sak ke Desa Kadungrejo, dan Pucangarum, keduanya di Kecamatan Baureno, untuk mengantisipasi luapan banjir Bengawan Solo.

Selain itu BPBD juga mendistribusikan bantuan 1.000 sak untuk petani di Desa Temu, Kecamatan Kanor, untuk meninggikan tanggul Kali Ingas, agar air tidak meluber ke persawahan.

“Sebagian besar tanaman padi di Kecamatan Baureno, dan Kanor, kurang 20 hari lagi panen. Tapi sekarang sudah ada yang panen, tetapi luasnya sedikit,” ucapnya menambahkan.

Dari keterangan yang diperoleh bendungan di anak sungai Kali Ingas di Desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno, jebol Minggu (7/1) sekitar pukul 05.30 WIB.

Air Kali Ingas yang di bendung warga di anak sungainya kemudian jebol merupakan luapan air Bengawan Solo, kemudian mulai merendam areal persawahan di Desa Kadungrejo, Kauman, Karandayu dan Pomahan.

Kepala Desa Temu, Kecamatan Kanor, Bojonegoro Sentot Pranoto menambahkan tanaman padi di desanya dengan luas lebih dari 200 hektare bisa selamat dari luberan air banjir Bengawan Solo yang masuk melalui irigasi Kali Ingas.”Warga bergotong royong meninggikan tanggul Kali Ingas sekitar 1 kilometer,” ujarnya. (*/mcb)

Leave a Comment