Share

Ratusan Kendaraan Terjaring Operasi Lalin

Operasi ini akan rutin dilakukan satu bulan selama 4 kali dengan lokasi lokasi berbeda

Bojonegoro (Media Center) – Ratusan kendaraan roda dua dan empat terjaring operasi gabungan yang dilakukan Dinas Perhubungan, Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro dan Dispenda Provinsi Jawa Timur di Jalan Veteran, Rabu (29/1/2014).

Rata-rata pelanggaran yang ditemukan adalah tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) tidak menggunakan sabuk pengamanan, muatan melebihi tonase, dimensi muatan dan tata cara muatan, serta pajak kendaraan bermotor.

Dalam operasi ini puluhan petugas diterjunkan diantaranya dari Satlantas sebanyak 15 personil, Dishub 20 personil dan petugas pajak 12 orang. Operasi ini akan rutin dilakukan satu bulan selama 4 kali dengan lokasi lokasi berbeda.

Plt. Kanit Turjawali AIPTU. Mukari dikonfirmasi melalui AIPTU Ahmad Amprianto, mengungkapkan, dalam operasi ini ada 109 kendaraan roda dua yang terjaring. Rinciannya 107 tidak dilengkapi surat-surat kendaraan, dan dua sepeda motor diamankan sebagai barang barang bukti karena tidak ada surat-suratnya.

“Ini untuk menekan angka kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor dan sekligus mengurangi angka kecelekaan,” kata Amprianto di lokasi operasi.

Pada bagian lain, Kasi Operasi dan Penindakan Dinas Perhubungan Bojonegoro (Dishub) Bojonegoro, Bambang Mulyanto, menyatakan ada 20 kendaraan roda empat yang terjaring operasi. Rata-rata pelanggaran yang ditemukan adalah dimensi, kelebihan muatan, sabuk keselamatan, dan tata cara pemuatan. Kendaraan proyek yang ditilang adalah box, bak kayu.

“Untuk membuktikannya dalam operasi ini kita membawa timbangan portabel apakah itu melebihi tonase atau tidak,” tegas Bambang menjelaskan. (numcb)

Leave a Comment