Share

RSUD Sosodoro Djatikusumo di Jalan Veteran Belum Bisa Difungsikan

Bojonegoro (Media Center) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur hingga kini belum bisa memfungsikan RSUD Tipe B di Jalan Veteran. Rencananya, bangunan yang tahap pertama bisa menampung 500 pasien lebih itu akan difungsikan akhir 2015 lalu. Hal ini dikarenakan, renovasi yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) belum selesai.

Humas RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, Dr. Thomas Djaja mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima penyerahan pemanfaatan dari Dinas PU, sehingga masih menggunakan bangunan lama.

“Belum pindah. Belum diserahkan oleh Dinas PU. Jadi masih milik PU,” ujarnya, Selasa (12/01).

Sementara itu, puluhan mahasiswa aktivis ekstra kampus se-Bojonegoro yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bojonegoro mengungkapkan, akan menjadi garda terdepan untuk menyampaikan aspirasinya agar RSUD Sosodoro Djatikusumo yang ada di Jalan Veteran segera difungsikan. Terlebih saat ini bangunan itu telah menghabiskan ratusan miliar rupiah.

“Tidak ada alasan yang rasional bila pengfungsian RSUD di Jalan Veteran ditunda lagi, sebab masyarakat sudah membutuhkan itu. Sedangkan RSUD saat ini sering overload,” ujar Ahmad Syahid, Ketua Umum PMII Cabang Bojonegoro.

Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, Frika Dedi Sofyan, mengatakan, pihaknya menuturkan pembangunan fisik RSUD di Jalan Veteran sudah selesai, meskipun kemarin terjadi putus kontrak dengan pihak kontraktor.

“Tinggal penuntusan isi alat kesehatan dan perlengkapanya,” ujarnya.

Sunaryo Abu Main, Direktur LSM Gempur, menyatakan bangunan RSUD bisa ditinjau dari aspek politik dan sosial. Bangunan yang terlantarkan hampir 9 tahun ini merupakan penyalahgunaan aset daerah yang dibiarkan terlantar.

“Terimakasih PMII masih peduli kondisi sosial ini, kami selaku aktivis sosial selalu menyuarakan untuk mengusut dugaan korupsi pembangunan RSUD dan segera difungsikan,” ujar mbah Naryo sapaan akrabnya.(dwi/mcb)

Leave a Comment