Share

Sambutan PJ Bupati Bojonegoro di Masjid Mojodeso Kapas

Bojonegoro, 15/6 (Media Center) – Assalaamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Illaaha Ilallahu Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walilla Hilhamd.

Yang saya cintai dan saya muliakan para Alim Ulama dan tokoh masyarakat se Kabupaten Bojonegoro;
Saudara-saudara kaum muslimin dan muslimat jamaah Shalat Id yang dirahmati Allah SWT.

Segala puji bagi Allah Ya Rahmanu Ya Rahim, pada hari penuh kebahagiaan ini seluruh kaum muslimin sama-sama mengumandangkan takbir, tahlil dan tahmid, untuk mengagungkan kebesaran Allah SWT. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah bagi junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, beserta seluruh keluarga, sahabat dan pengikut beliau hingga akhir zaman.

Semoga kita semua menjadi hamba-hamba yang senantiasa diberkahi rahmat dan hidayah dari Allah SWT.
Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro beserta segenap keluarga, ingin menyampaikan ucapan

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriyah, Taqabbalallahu minna waminkum taqabbal ya Karim, Minal aidin wal faidzin, mohon ma’af lahir dan batin” kepada seluruh masyarakat Bojonegoro.

Jamaah Sholat Ied Yang Berbahagia, warga masyarakat Kabupaten Bojonegoro yang saya cintai dan saya banggakan.
Ada Dua Nikmat Yang Allah Berikan Pada Bulan Ramadhan, Yang Dapat Terasa Secara Lahiriah.

Yang Pertama Adalah Nikmat Pada Saat Berbuka Walaupun Hanya Dengan Seteguk Air, Dan Sepotong Kue. Nikmat, Karena Saudara-Saudara Telah Melampaui Puasa Hari Itu DenganTuntas.Perasaan Nikmat Tersebut Akan Lebih Terasa Lagi Bila Saudara-Saudara Melakukan Kebaikan Atau Ibadah Sunah Apalagi Yang Wajib, Dan Tidak Berbuat Dosa Hari Itu.
Nikmat kedua adalah pada hari raya idul fitri ini, kita merayakan kemenangan dalam memerangi hawa nafsu.

Itulah sebetulnya musuh yang paling besar. Diriwayatkan, ketika rasulullah dan para sahabat baru pulang dari salah satu perang besar, beliau berkata :

“kita baru saja melakukan suatu jihad kecil, dan akan menghadapi jihad yang besar dan berat”. Para sahabat heran, karena mereka menyangka baru saja mereka melakukan perang yang sangat berat dan meminta banyak pengorbanan, lantas bertanya “jihad apalagi ya rasullah?” Jawab rasullah: “puasa, yaitu jihad memerangi hawa nafsu”
Hadirin sidang sholat idul fitri yang saya hormati,kemenangan dari jihad inilah yang kita rayakan.

Dan sudah pasti merupakan sesuatu yang menyenangkan. Itulah nikmatnya, ini bisa terlihat dan merasakan kegembiraan terpancar dari setiap orang, setiap rumah, orang saling berkunjung, saling berucap salam dan saling bermaaf-maafan, saling mendekatkan diri karena allah, untuk seterusnya kita saling memaafkan kesalahan masing-masing.

Karena harus bisa melupakan kesalahan orang lain, dan mengingat kebaikan orang lain kepada kita. Allah yang maha kuasa, yang menciptakan manusia bisa memaafkan kesalahan dan dosa-dosa kita, silaturahim adalah resep mustajab untuk ini semua. Bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan bahwa silaturahim termasuk inti dakwah Islam.

Jamaah Sholat Ied Yang Berbahagia, warga masyarakat Kabupaten Bojonegoro yang saya cintai dan saya banggakan
Merayakan Idul fitri 1 syawal 1439 H ini, sebagai Pimpinan didaerah ini saya ingin menyampaikan beberapa pesan, sebagai berikut :
1. Pentingnya menjaga kerukunan dalam masyarakat, apalagi saat menjelang Pilkada serentak tahun 2018 dan Pemilu tahun 2019.
2. Masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro dalam Pilkada serentak tanggal 27 Juni 2018, karena menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar akan turut menentukan masa depan Jawa timur maupun Bojonegoro dalam 5 tahun kedepan. Golput bukan pilihan, karena tidak menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada sehingga sama halnya dengan tidak ikut berpartisipasi dalam membangun daerah.
3. Dalam rangka memberikan kepastian jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin di Kabupaten Bojonegoro, maka akan diintegrasikan para peserta Jamkesda ke BPJS Kesehatan. Kerena pemberian jaminan kesehatan bagi masyarakat yang kurang beruntung oleh Pemerintah Daerah adalah merupakan amanat Undang-Undang dan pengintegrasian tersebut akan lebih meringankan beban Pemerintah Daerah, karena Pemerintah Daerah hanya membayar preminya saja dan masyarakat yang sakit telah mendapatkan jaminan kesehatan secara penuh oleh BPJS Kesehatan tanpa terkurangi haknya.
4. Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kesenjangan dalam masyarakat, maka terdapat beberapa kebijakan Pemerintah Daerah yang harus di sesuaikan, diantaranya adalah Upah Umum Pedesaan ( UUP ). Kerena kebijakan Upah Umum Pedesaan tersebut berpotensi mengurangi pendapatan pekerja, sehingga akan dapat memperlambat kesejahteraan masyarakat Bojonegoro. Kepada para pengusaha yang akan berinvestasi di Bojonegoro, Pemerintah Daerah tetap memberikan insentif berupa kemudahan dalam pengurusan perizinan dan lain-lain sesuai kewenangan Pemerintah Daerah, namun tidak merugikan pekerja atau masyarakat.

Hadirin yang dirahmati Allah sebelum saya mengakhiri sambutan ini, saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bojonegoro menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak TNI / POLRI beserta unsur aparat keamanan lainnya yang telah mampu menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif selama bulan suci ramadhan, sehingga segenap umat islam khususnya yang berada di Kabupaten Bojonegoro dapat melaksanakan ibadah puasa dengan khusyuk dan tawadhu.

Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan.Khusus kepada warga masyarakat Bojonegoro non muslim, saya atas nama Pemerintah dan masyarakat menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan atas peran serta saudara-saudara dalam upaya ikut menciptakan suasana kamtibmas yang kondusif selama bulan suci ramadhan berlangsung.

Demikian yang bisa saya sampaikan pada kesempatan ini. Sekali lagi, atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Bojonegoro beserta segenap keluarga, kami menyampaikan ucapan

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1439 Hijriyah, Taqabbalallahu Minna Waminkum Taqabbal Ya Karim, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Ma’af Lahir Dan batin.” Semoga Allah menerima amal ibadah puasa kita, dan ibadah-ibadah lainnya di bulan Ramadhan ini, serta senantiasa melimpahkan Rahmat dan Ridho-Nya kepada kita sekalian dalam bersama-sama membangun Bojonegoro esok yang lebih baik lagi.

Sekian dan terima kasih.
Wassalamualaikum. Wr. Wb.

Pj. BUPATI BOJONEGORO
Dr. SUPRIANTO, SH. MH

(Shalat Idul Fitri di Masjid Idul Adha di Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, Bojonegoro/Foto/Istimewa)

Leave a Comment