Share

Sandur Kembang Desa Meriahkan Tasyakuran Rakyat

Bojonegoro, 24/9 (Media Center) – Kelompok Sandur Kembang Desa turut memeriahkan malam tasyakuran penyambutan bupati Anna Muawanah dan wakil bupati Bojonegoro, Budi Irawanto yang digelar di Pendapa dan sepanjang jalan Mas Tumapel, Bojonegoro, Senin (24/9) malam.

Dalam acara yang dikonsep pesta rakyat ini, kelompok sandur binaan Sanggar Sayap Jendela ini menampilkan beberapa tembang sandur diantaranya adalah Bismillah, Mendung Sepayung dan Tulak Kala.

Agus Sighro, salah satu budayawan yang sekaligus pemain sandur menjelaskan, tembang-tembang sandur ini sebenarnya berisi pujian. Hal ini ia ungkapkan usai para panjak hore (penyanyi tembang) menyanyikan tembang Bismillah.

“Tembang Bismillah, ini adalah tembang pujian pada Allah,” ujarnya pada para penonton yang duduk melingkar mengitari blabar janur kuning.

Beberapa tembang lainnya yang dilantunkan para panjak hore yang merupakan para siswa tingkat SMA/SMK ini benyak memiliki sajak bernuansa religius namun didendangkan dalam bahasa dan irama jawa. Salah satunya adalah Tulak Kala.

“Tembang Tulak Kala ini berisi doa agar kita dijauhkan dari marabahaya. Harapannya agar Bojonegoro terus mendapat perlindungan dari Tuhan,” imbuh Pria yang juga guru di SMK Negeri 2 Bojonegoro ini.

Dalam pementasan sandur, selain ditampilkan tembang dan cerita yang dimainkan oleh tokoh seperti Germo, Cawik dan Wak Tangsil, penonton juga disuguhi adanya jaranan. Sayangnya, dalam suguhan kali ini, sandur Kembang Desa tak bisa menampilkan Kalongking yang biasanya menjadi atraksi yang ditunggu-tunggu penikmat kesenian sandur.

“Kami tak bisa menampilkan Kalongking, karena tak dapat ijin untuk menancapkan tiang bambu. Mohon maaf, padahal kalongking ini “gong”nya sandur,” ucap Agus memohon maaf pada penonton.

Meski tak bisa menampilkan kalongking, penampilan sandur Kembang Desa mampu menghipnotis pengunjung acara tasyakuran yang memadati jalan Mas Tumapel. Tampak para anak-anak dan remaja mamenuhi barisan depan penonton yang mengelilingi blabar janur yang dilengkapi jajanan pasar.

Acara tasyakuran ini digelar untuk menyambut bupati dan wakil bupati Bojonegoro, Anna Muawanah dan Budi Irawanto usai menjalani prosesi pelantikan resmi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro yang dilaksanakan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo di Gedung Grahadi, Senin (24/9) pagi. Dalam acara ini melibatkan 150 pedagang kaki lima (PKL) yang melayani 10.000 warga dan undangan.(*lya/mcb)

 

Leave a Comment